nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Perayaan Natal Nasional 2018 Akan Digelar di Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 17:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 26 608 1996230 alasan-perayaan-natal-nasional-2018-akan-digelar-di-medan-DUkC5ZIIfR.jpg Menteri Yasona H Laoly (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri perayaan Natal Nasional 2018 yang akan diselenggarakan di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Jalan Wiliam Iskandar, Medan, Sumatera Utara pada Sabtu, 29 Desember 2018 mendatang.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2018, Yasona H Laoly saat sesi jumpa pers pelaksanaan Natal Nasional 2018 di Medan, Rabu (26/12/2018).

"Iya benar, Presiden dijadwalkan hadir pada saat perayaan Natal Nasional 2018. Tapi kita tetap menyesuaikan jadwal Pak Presiden yang memang cukup padat akhir tahun ini," sebut Yasona yang juga Menteri Hukum dan HAM RI itu.

Yasona menyebutkan, sebanyak 20 ribu orang diperkirakan akan hadir dalam pelaksanaan Natal Nasional tersebut. Pelaksanaan Natal Nasional ini sendiri dibagi dalam dua gelaran, yakni gelaran ibadah dan gelaran perayaan.

"Presiden nanti kita jadwalkan hadir di gelaran perayaannya. Kita juga mengundang banyak pihak di perayaan tersebut, termasuk para pejabat negara dan juga tokoh masyarakat," sebutnya.

Natal di Medan

Baca Juga: Akan Dihadiri Jokowi, Persiapan Natal Nasional 2018 di Sumut Sudah 60%

Gelaran ibadah, jelas Yasona, akan berlangsung sekitar 1 jam 10 menit, mulai pukul 15:00 WIB-16:10 WIB. Ibadah akan dipimpin oleh Euphorus dari Banua Niha Keriso Protestan (BNHK), Tuhoni Telaumbanua beserta 200 pendeta lainnya dari gereja-gereja yang ada di Sumatera Utara.

Sementara gelaran perayaan akan berlangsung selama 2 jam berikutnya. Perayaan disini dengan paduan suara yang melibatkan 1000 penyanyi paduan suara dan diiringi oleh lantunan musik orchestra. Adapula tarian dari 200 anak-anak.

Perayaan Natal Nasional 2018 kali ini juga akan dimeriahkan oleh sejumlah artis ibukota yang datang secara sukarela untuk memberikan pelayanan di pelaksanan Natal Nasional.

"Jadi kita jadwalkan sebelum Magrib, sudah selesai seluruh kegiatan pelaksanaan Natal Nasional 2018, agar tidak mengganggu umat atau komunitas lain," tukas Yasona.

Yasona menjelaskan, Medan sengaja dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Natal Nasional 2018, untuk menggenapkan pelaksanaan Natal Nasional di wilayah-wilayah yang dianggap merepresentasikan keseluruhan wilayah di Indonesia. Tidak seperti di era sebelumnya, dimana perayaan Natal Nasional selalu dipusatkan di Jakarta.

"Tahun pertama era Pak Jokowi, Natal Nasional digelar di Papua sebagai representasi wilayah timur Indonesia. Tahun ke dua di Nusa Tenggara Timur sebagai respresentasi wilayah Selatan Indonesia. Lalu berikutnya di Menado sebagai representasi wilayah Utara Indonesia. Terakhir sebelum ini dilaksanakan di Pontianak sebagai representasi Indonesia bagian tengah. Nah di Medan kali ini representasi wilayah pantai Barat Indonesia," paparnya.

Selain peribadatan dan perayaan, Natal Nasional 2018 juga diisi dengan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan berupa uang tunai, sembako dan 5 ribu pakaian untuk korban gempa Palu.

"Kita juga sudah menyalurkan bantuan untuk 4 gereja dan 4 masjid di Palu. Penyerahan bantuan sudah dilakukan pada 1 Desember 2018 lalu," tandasnya.

Presiden Jokowi

Baca Juga: Sinergitas Polri-TNI Ciptakan Natal 2018 Berjalan Aman dan Damai

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini