nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Orang Bersenjata Api Palsu Picu Kepanikan di Bandara Paris

Thasyanur Azizah, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 18 1996705 dua-orang-bersenjata-api-palsu-picu-kepanikan-di-bandara-paris-c7J9tvFtXA.jpg Bandara Charles de Gaulle. (Foto: AFP)

BOBIGNY - Dua orang dengan senjata api replika memicu kepanikan di bandara Charles de Gaulle, Paris, Prancis pada Rabu, 26 Desember sebelum akhirnya dapat ditangkap. Ulah kedua orang itu sempat menyebabkan pihak berwenang mengevakuasi semua penumpang dari terminal 2 bandara selama sekira 45 menit.

Media setempat, The Local melaporkan, seorang penumpang melaporkan telah melihat dua orang yang membawa senjata api di dalam koper. Reaksi penumpang itu segera memicu kepanikan di termilnal 2.

"Ada gelombang kepanikan di terminal 2 ketika orang-orang melihat senjata itu," kata seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan kepada AFP.

“Orang-orang (yang membawa senjata) tersebut ditahan sekira pukul 8.30 pagi (waktu setempat) sebagai tindakan pencegahan, perimeter keamanan diberlakukan selama sekira 45 menit. Selama periode itu, penerbangan dan operasi lainnya di terminal tertunda,” kata seorang juru bicara bandara sebagaimana dilaporkan Deutsche Welle, Kamis (27/12/2018).

Pihak kepolisian mengatakan, kedua orang yang tidak bisa berbicara bahasa Prancis itu telah ditahan oleh agen dari dinas perbatasan. Mereka dikatakan berbicara dengan bahasa Rusia dan tidak memiliki catatan kepolisian. Salah seorang pria baru saja mendarat, sedangkan seorang lainnya adalah teman yang datang untuk menemuinya di bandara.

Sumber bandara mengatakan salah satu dari mereka adalah orang Prancis. Sedangkan seorang lainnya adalah warga negara Belarusia yang bertempat tinggal Prancis.

Sebuah perimeter keamanan dengan cepat disiapkan, sementara pasukan penjinak bom sudah berada di lokasi menangani tas yang mereka tinggalkan.

Senjatanya yang dimaksud adalah pistol "airsoft", replika dari senjata api yang biasanya digunakan dalam sebuah olahraga atau permainan yang mensimulasikan kegiatan militer atau kepolisian.

Beberapa waktu belakangan ini, Prancis memang tengah meningkatkan kesiagaan terhadap ancaman keamanan mengingat maraknya serangan mematikan yang telah menewaskan ratusan orang dalam beberapa tahun terakhir.

Termasuk serangan penembakan pada 11 Desember lalu oleh seorang pria bersenjata yang menewaskan lima orang di dekat sebuah pasar Natal di Strasbourg.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini