nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perbaiki Atap Bocor, Pasutri di Manado Tewas Tersengat Listrik

Subhan Sabu, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 23:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 340 1996702 perbaiki-atap-bocor-pasutri-di-manado-tewas-tersengat-listrik-q87xyijFUq.jpg Lokasi Meninggalnya Sepasang Suami Istri di Manado (foto: Subhan Sabu/Okezone)

MANADO - Margono Bachmid (40) bersama Istrinya, Jamila Hakim (47), warga Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan Satu, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, meninggal dunia akibat tersengat arus listrik.

Kronologis kejadian menurut Dani Achmad Bachmid (16), anak korban, saat itu sedang tidur dibangunkan oleh adiknya bahwa dia dipanggil oleh kedua orangtuanya untuk membantu memperbaiki atap seng yang bocor.

(Baca Juga: Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tersengat Listrik saat Hendak Sekolah) 

"Saya melihat posisi Ayah sudah berada di atas rumah dan ibu di samping rumah," ujar Dani, Kamis (27/12/2018).

Pada saat dirinya sedang membantu kedua orang tuanya, tiba-tiba Ayahnya jatuh dari atap rumah dan menimpa dirinya membuat dirinya pingsan.

"Saya hanya ingat diangkat oleh tetangga, Alfred Derek," kata Dani.

Saksi Alfred Derek (33) mengatakan, dirinya dipanggil oleh anak korban Fatima Bachmid yang mengatakan bahwa kedua orangtuanya terkena sengatan listrik.

"Katanya Ayahnya sementara menyambung instalasi listrik dari belakang rumah kemudian terkena setrum lalu datang ibunya melihat korban sudah membiru bermaksud menolong akan tetapi juga kena setrum," jelas Alfred.

Menurut Alfred, keduanya meninggal di tempat, sementara anaknya Dani melihat kedua orang tuanya sudah jatuh tersungkur berusaha menolong, akan tetapi dirinya ikut terlempar. Alfred langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Lingkung setempat.

(Baca Juga: Ganti Status Facebook, Suami Setrum Istri yang Sedang Hamil) 

Sementara Kepala lingkungan setempat Flora Liwutang (43) yang mendapat laporan warga langsung menuju ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian

"Kedua korban suami istri diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik di belakang rumah pada saat akan memperbaiki instalasi yang ada serta dipengaruhi oleh hujan serta angin yang kencang," ujar Flora.

Keluarga korban sendiri menolak untuk dilakukan autopsi sementara Dani, anak korban yang juga ikut tersengat aliran listrik mendapat perawatan di Rumah Sakit Sitty Maryam.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini