nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sidak ke Pelabuhan, Bupati Kendal Ngamuk Lihat Banyak Sampah & Rumput Liar

Inews, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 22:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 27 512 1996873 sidak-ke-pelabuhan-bupati-kendal-ngamuk-lihat-banyak-sampah-rumput-liar-blW3W3c85b.JPG Bupati Kendal geram melihat banyak sampah saat sidak di pelabuhan (Foto: iNews)

KENDAL - Bupati Kendal, Mirna Annisa dibuat geram saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor dinas dan fasilitas publik, Kamis (27/12/2018). Saat sidak di sekitar Pelabuhan Kendal, ia mendapati rumput tumbuh subur dan menjulang tinggi.

Mirna pun semakin geram setelah melihat banyak sampah berserakan di sana. Meski sudah ada tempat sampah, tumpukan sampah ada di setiap sudut pelabuhan. Saat masuk ke ruang tunggu penumpang, Mirna lagi-lagi harus menelan kecewa karena kursi-kursi tersebut malah dijadikan tempat tidur oleh sejumlah pekerja. Terlebih, banyak sampah tercecer di mana-mana dan cenderung jorok.

Kesan semakin kumuh terlihat di pelabuhan itu, padahal setiap pekan Pelabuhan Penyeberangan Kendal melayani penyeberangan ke Kumai, Kalimantan Timur dengan Kapal Kalibodri. Terkait temuan itu, Bupati Mirna meminta kepada dinas terkait untuk segera membersihkan sampah di sekitar pelabuhan dan diberi waktu hingga sore hari.

“Saya minta sampah-sampah di sekitar pelabuhan dan di ruang tunggu sudah harus bersih sore ini juga,” perintah Mirna.

Ilustrasi Sampah

Dari Pelabuhan Kendal, Mirna dan rombongan kemudian melanjutkan sidak di Tugu Batas Kota perbatasan Kendal dan Semarang. Lagi-lagi, Mirna dibuat perhatian dengan masih banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar tugu batas kota tersebut.

Menurut Mirna, keberadaan para PKL di lokasi itu menambah kesan kumuh. “Kami akan berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menertibkan pedagang kaki lima di sepanjang jalan provinsi ini,” tandasnya.

Belum selesai melihat kondisi di Tugu Batas Kota, Mirna kembali dibuat emosi dengan tumpukan sampah yang memenuhi Sungai Aji di Jalan Raya Gladak-Sekopek. Akibat tumpukan sampah itu, aliran sungai pun menjadi terhambat.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini