nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Buku Bermuatan Komunis Disita Prajurit TNI

Afnan Subagio, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 16:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 27 519 1996678 ratusan-buku-bermuatan-komunis-disita-prajurit-tni-t5fAXmLtaO.jpg Foto Istimewa

KEDIRI - Aparat keamanan dari komando rayon militer 0809/11 Pare, Kediri, Jawa Timur mengamankan ratusan buku yang diduga berisi faham komunisme dari tiga toko buku di kawasan Kampung Inggris, Pare.

Saat ini petugas akan melakukan kajian terhadap buku-buku dari sejumlah penerbit ini bersama kepolisian dan kesatuan bangsa politik dan perlindungan masyarakat setempat.

Sedikitnya, 160 buku diduga berisi faham komunis ini disita petugas Koramil 0809/11 Pare dari tiga toko buku yang ada di kawasan Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur yakni toko buku q-ageng satu dan dua di Jalan Brawijaya, Toko Buku Abadi. Ratusan buku tersebut dicetak oleh sejumlah lembaga penerbitan.

(Baca juga:Warga Solo Nobar Film G30S/PKI di Halaman Rumah Kediaman Keluarga Cendana)

Petugas menyita beberapa buku seperti buku berjudul Menempuh Jalan Rakyat D.N. Aidit, toko Partai Komunis Indonesia yang diterbitkan oleh Yayasan Pembaharuan tahun 1952 dan buku berjudul Negara Madiun? Kesaksian Soemarsono Pelaku Sejarah, yang diterbitkan oleh Fuspad tahun 2003.

Letnan Kolonel Kavaleri Dwi Agung, Komandan Kodim 0809 Kediri mengatakan, penyitaan buku-buku diduga berisi faham komunis ini bermula dari laporan babinsa setempat yang ditindaklanjuti oleh tim gabungan. Peredaran buku tersebut dianggap bertentangan dengan tap mprs nomor 25 tahun 1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia.

(Baca juga: Panglima TNI Persilakan Anak Buahnya Nonton Film G30S/PKI)

Untuk mengkaji lebih dalam tentang isi buku tersebut, pihak Kodim 0809 Kediri bersama Koramil 0809/11 Pare melakukan rapat evaluasi bersama Kepolisian, Kejaksaan Negeri, dan Kesbangpolinmas Kabupaten Kediri.

“Nanti kami akan melakukan pemanggilan terhadap dua pemilik toko buku tersebut,” kata Dwi, Kamis (24/12/2018).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini