nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gagalkan Penyelundupan 48 Kg Sabu asal Malaysia

Kamis 27 Desember 2018 05:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 608 1996404 polisi-gagalkan-penyelundupan-48-kg-sabu-asal-malaysia-dALm1PVmYU.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MEDAN - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 48,5 kilogram, 40 ribu butir pil ekstasi dan enam kilogram keytamin di dua lokasi terpisah di Kota Medan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto dalam pemaparannya di Mapolrestabes Medan, Rabu kemarin mengatakan, petugas juga mengamankan empat tersangka yang membawa narkoba tersebut.

Keempat tersangka, yaitu berinisial ZL, AM, AU dan AB. Saat ini masih ditahan serta menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Medan. "Pengungkapan peredaran narkoba asal Malaysia itu Senin dini hari," ujar Agus, sebagaimana dilansir dari situs Antaranews, Kamis (27/12/2018).

Saat itu, petugas kepolisian mendapat informasi adanya pengiriman narkoba dalam jumlah besar dari Malaysia masuk lewat Dumai dan langsung diantar menuju Medan. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan dan menghentikan dua unit mobil di Jalan Sisingamangaraja Medan, persis di pintu ke luar Tol Amplas.

"Antisipasi peredaran narkoba tersebut merupakan sasaran Ops Lilin Toba pada kegiatan Natal dan Tahun Baru," kata dia.

Ilustrasi Sabu

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto menjelaskan, tiga tersangka berinisial ZL, AM dan AU menggendarai dua unit kendaraan. Saat dilakukan penggeledehan, menurut dia, berhasil disita barang bukti 45 kg sabu, 40 ribu butir pil ekstasi dan 6 kg keytamin.

"Terungkapnya peredaran narkoba tersebut, atas peran serta masyarakat," ujar Dadang.

Selain itu, petugas melakukan penggerebekan di Jalan Sei Situmandi, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru dan mengamankan tersangka dan barang bukti sabu seberat 3,5 kg.

"Menjelang tahun baru, kebutuhan narkoba cukup banyak dan pengedar mengirimkan ke Medan.Kita juga sudah mengantongi identitas pemesan barang haram tersebut," tuntasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini