nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rektor UI Lapor Progres Pembangunan RS Universitas Indonesia ke Presiden Jokowi

Rany Fauziah, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 16:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 27 65 1996722 rektor-ui-lapor-progres-pembangunan-rs-universitas-indonesia-ke-presiden-jokowi-NCJEiYqsjw.jpg Rektorat Universitas Indonesia di Istana Negara (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Pimpinan Rektorat Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis, membahas selesainya pembangunan Rumah Sakit Universitas Indonesia. Pada Januari 2019, Presiden Jokowi diharapkan bisa membuka langsung secara resmi RS Universitas Indonesia (UI).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Pimpinan Rektorat Universitas Indonesia (UI). Kepala Negara didampingi oleh Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menkes Nila Moeloek, dan Menristekdikti Mohamad Nasir, saat menerima Rektor UI, Muhammad Anis, beserta jajaran Rektorat di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga: UI Dorong Wajib Pajak Hotel di Tegal Gencarkan Online Marketing

Usai pertemuan dengan Presiden, Rektor UI menyampaikan bahwa agenda kali ini dalam rangka audiensi untuk melaporkan tentang telah selesainya pembangunan Rumah Sakit Universitas Indonesia.

“Kita diskusi tentang berapa kapasitasnya, kemudian apa keunggulannya, dan sebagainya,” ujar Anis seraya menjawab kapasitas RS UI sebanyak 300 bed, seperti dari laman Setkab Kamis, Jakarta (27/12/2018).

Keunggulannya yang pertama pembangunan itu disiapkan dengan satu fasilitas base isolation system yang bisa menahan gempa dengan skala sampai 9 skala richter,” lanjut Rektor UI.

“Kemudian kita punya sistem pemisahan yang baik antara yang terinfeksi sama yang tidak terinfeksi, dan juga kalau terjadi kebakaran kita bisa menggunakan sistem untuk memblok supaya api itu tidak mengganggu pasien-pasien yang lain,” ujarnya.

Baca Juga: Berbeda dengan RSCM, Begini Kelebihan RS Universitas Indonesia

Untuk operasional, Anis menyampaikan RS UI telah beroperasi untuk internal sejak Oktober 2018, tapi akan dibuka untuk umum mulai Januari 2019.

“Untuk civitas akademika. Dosen, karyawan, mahasiswa sambil kita mengetes sistem yang kita miliki, peralatan dan sebagainya, SOP yang kita siapkan itu berjalan dengan baik, baru kita berani membuka untuk umum,” tambah Rektor UI.

Untuk pembukaan bagi umum, Rektor UI mengharapkan Presiden dapat membuka secara resmi di bulan Januari 2019.

Menurut Rektor UI, RS UI tersebut dapat dijadikan rujukan dengan tipe B. “Bisa, kan dia rumah sakit ini tipe B tapi kita akan arahkan untuk rumah sakit pendidikan,” pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini