nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dorong Keselamatan Lalin di Pantura, Dirjen Hubdat Resmikan Alat Penerang Jalan

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Minggu 30 Desember 2018 15:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 30 1 1997797 dorong-keselamatan-lalin-di-pantura-dirjen-hubdat-resmikan-alat-penerang-jalan-HQXgzVBGip.jpg Foto: Kemenhub

INDRAMAYU – Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi mengunjungi Masjid LDII Indramayu Karanganyar, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat sekaligus meresmikan pemasangan alat penerang jalan. Kunjungan dan peresmian ini dilakukan bersama Yoseph Umarhadi, anggota Komisi V DPR/MPR RI pada Minggu (30/12/2018).

Dirjen Budi dan Yoseph Umarhadi memberikan alat penerang jalan untuk keselamatan dan keamanan transportasi darat dan dipasang di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

“Ada sekitar 59 alat penerang jalan dan 118 tiang pengaman dengan nilai total Rp3,9 miliar yang telah terpasang di jalan nasional Indramayu. Pemberian alat penerang jalan ini merupakan salah satu upaya dari Kementerian Perhubungan untuk selalu memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Dirjen Budi dalam sambutannya pada acara tersebut.

Dirjen Budi juga mengungkapkan kekhawatirannya seputar permasalahan lalu lintas lainnya yaitu kemacetan. “Saat ini apabila kita lihat dari kinerja pelayanan angkutan jalan ada dua sisi yang sangat kontras. Pertama dari sisi kualitas fasilitas semakin nyaman dan modern, namun dilihat dari sisi waktu pelayanan kinerja dari tahun ke tahun khususnya kota besar menunjukan penurunan yang sudah dalam tahap memprihatinkan,” kata Dirjen Budi.

Menurut Dirjen Budi, tingkat kemacetan yang sudah semakin parah dan pada waktu tertentu terjadi stagnan. Bahkan rata-rata kecepatan di beberapa kota besar berkisar antara 14- 29 km/jam dengan V/C (Volume/Capacity) ratio rata-rata mencapai 0,8. Hal ini berarti mendekati kondisi stagnan apabila V/C ratio mencapai 1.

“Pembangunan fasilitas perlengkapan jalan menjadi tugas bersama untuk segera kita perbaiki, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sudah menetapkan arah kebijakan lalu lintas Perhubungan Darat,” ucap Dirjen Budi.

Arah kebijakan Ditjen Hubdat tersebut secara garis besar dapat dikelompokkan kepada 3 aspek kegiatan yaitu:

1. Peningkatan Pelayanan Lalu Lintas

2. Transportasi Berkelanjutan

3. Dukungan Konektivitas

Pada kesempatan yang sama, Yoseph Umarhadi menyambut baik perhatian yang diberikan kepada masyarakat Indramayu khususnya di Kecamatan Kandanghaur.

“Saya sangat mengapresiasi usaha-usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yang telah memasang alat penerang jalan ini sehingga jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa terang benderang,” ujar Yoseph.

Lebih lanjut Dirjen Budi menyampaikan bahwa fasilitas perlengkapan jalan ini sebuah hal penting agar tujuan pelayanan transportasi yang berkeselamatan untuk mewujudkan zero accident bisa terwujud.

“Salah satunya melalui pemasangan alat penerangan jalan seperti ini di ruas jalan Kecamatan Kandanghaur ini. Saya berharap pemasangan alat penerangan jalan ini dapat mengurangi tingkat kecelakaan dan kejahatan di daerah Kandanghaur Indramayu. Di sisi lain, saya juga berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah di berikan oleh pemerintah ini,” demikian harap Dirjen Budi dalam pemberian alat penerang jalan ini.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini