nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sarkofagus Ditemukan di Lokasi Pengerukan Tanah Gianyar

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Minggu 30 Desember 2018 12:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 30 244 1997732 sarkofagus-ditemukan-di-lokasi-pengerukan-tanah-gianyar-9rd1c2eHyf.jpg Sarkofagus ditemukan di lokasi pengerukan tanah di Gianyar. (Foto : Balipost)

GIANYAR – Sebuah sarkofagus atau peti batu zaman dulu ditemukan di sebuah lokasi aktivitas pengerukan atau galian tanah di Subak Amping, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Penemuan sarkofagus berlokasi di tanah milik Made Beni, warga Banjar Biya,

Sarkofagus ditemukan seorang operator alat berat, Aom Madlomri (45) asal Bogor. “Awalnya saya temukan sekitar lima hari lalu dan langsung saya pindahkan ke lokasi yang aman dari aktivitas galian/pengerukan,” katanya, Minggu (30/12/2018).

Menurut Aom, alat berat tidak sengaja menyentuh benda tersebut saat melakukan penggalian di kedalaman sekira 7 meter. Penemuan itu tidak disengaja sehingga sarkofagus pada bidang atapnya pecah terkena sekop alat berat.

“Karena melihat ada benda keras, selanjutnya dilakukan galian sekitarnya, dan dipindahkan ke tempat yang aman,” jelasnya.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada salah satu warga Keramas yang bekerja di Kantor Balai Arkelogi, selanjutnya dilaporkan ke Perbekel dan Bendesa, Minggu pagi.

“Saat kami datang ke lokasi, sarkofagus sudah dalam kondisi seperti ini,” kata perbekel Keramas I Gusti Putu Sarjana.

Tampaknya, sarkofagus itu terkena alat berat sehingga pecah. Kemungkinan pecahan itu sudah terangkut truk beserta tanah yang telah terjual.

(Baca Juga : Bisakah Anda Percaya Bagaimana Benda-Benda Purba Langka Berharga Ini Ditemukan?)

Sementara yang tersisa dari sarkofagus itu hanya tanah bercampur beberapa tulang. Selanjutnya sarkofagus akan diperiksa oleh tim peneliti dari Balai Arkeologi.

Sebelumnya pada 2009, sarkofagus juga ditemukan di Desa Keramas, yakni di Subak Abang. Sarkofagus itu ditemukan oleh pembuat batu bata. Diduga, sarkofagus yang ditemukan itu adalah peninggalan dari zaman Megalithikum, sekitar 2000 – 2500 tahun yang lalu.

(Baca Juga : Temuan Patung Sapi di Sukoharjo Malah Jadi Perdebatan Warganet)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini