nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim SAR Temukan 1 Jenazah Laki-laki Korban Tsunami Selat Sunda

Antara, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 09:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 31 340 1997988 tim-sar-temukan-1-jenazah-laki-laki-korban-tsunami-selat-sunda-x5JMGqKPDb.jpg Foto: Sindo

PANDEGLANG - Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban tsunami di Pantai Sumur, Pandeglang, setelah dilakukan penyisiran di perairan tersebut.

"Jenazah yang ditemukan itu jenis laki-laki usia antara 20 sampai 25 tahun," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Banten, Zaenal di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami di Labuan, Pandeglang seperti dikutip Antara, Senin (31/12/2018)

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD dan relawan terus melakukan evakuasi pertolongan terhadap korban tsunami baik dalam kondisi meninggal maupun hidup.

"Jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang," sambungnya.

 (Baca juga: Gunung Anak Krakatau Alami 4 Kali Gempa Letusan)

ss

Kemungkinan besar korban tsunami terus bertambah karena masih banyak yang belum ditemukan, terutama di Pantai Sumur. Saat ini, tim SAR gabungan memfokuskan pencarian korban tsunami di Sektor II Pantai Panimbang-Tanjung Lesung dan Sektor III Pantai Sumur.

"Kami berharap korban tsunami yang ditemukan sudah meninggal bisa diambil oleh keluarganya," tuturnya.

Ia mengatakan, jumlah korban tsunami di Pandeglang hingga kini tercatat 314 orang, termasuk jenazah yang ditemukan. Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka sebanyak 757 orang dan 8 orang hilang. Saat ini, seluruh jenazah korban tsunami dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang.

"Kami menargetkan warga korban yang hilang bisa ditemukan," ujarnya menegaskan.

 (Baca juga: Tak Punya Rumah Lagi, 33.316 Korban Tsunami Masih di Pengungsian)

Sementara itu, Kabid Kabid Dokkes Polda Banten AKBP dr Nariyana mengatakan kepolisian berhasil mengidentifikasi sebanyak 241 dari 249 jenazah korban tsunami. Jenazah yang sudah teridentifikasi itu sudah diambil oleh keluarga untuk dimakamkan.

 

Namun saat ini tinggal delapan jenazah yang belum teridentifikasi dan berada di RSUD Berkah Pandeglang.

"Kami minta anggota keluarganya bisa mengambil jenazah itu," katanya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini