nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Tahun Jadi Wagub Jatim, Gus Ipul Menyesal Tidak Tinggalkan Warisan

Nurul Arifin, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 20:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 31 519 1998369 10-tahun-jadi-wagub-jatim-gus-ipul-menyesal-tidak-tinggalkan-warisan-GkIWqjfvkU.jpg Gus Ipul (foto: Nurul/Okezone)

SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memiliki catatan jelang akhir jabatannya sekaligus akhir tahun 2018. Salah satunya berharap Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa mampu membuat legacy atau warisan yang menjadi icon sebagai tanda keberhasilan sebuah provinsi.

"Saya berharap gubernur terpilih Bu Khofifah bisa bikin legacy (warisan), yang bisa dijadikan pertanda keberhasilan. Saya yakin, Bu Khofifah bisa bikin legacy," kata Gus Ipul, di Surabaya, Senin (31/12).

Gus Ipul mengaku bersyukur telah diberi kesempatan oleh rakyat menjadi Wakil Gubernur Jatim. Selama 10 tahun berjalan bisa ikut secara langsung dalam proses membangun Jatim.

Namun ia menyadari, selama dua priode kepemimpinannya belum ada legacy yang bisa dijadikan pertanda keberhasilan Provinsi Jatim. Gus Ipul mengaku dirinya juga tidak bisa berbuat banyak, karena sebagai Wakil Gubernur tidak punya wewenang selain patuh dan tunduk pada keputusan Gubernur.

"Itu norma yang harus dipegang seorang wakil. Saya menyesal, karena selama 10 tahun ini tidak bisa menghadirkan legacy yang kongkrit yang nyata yang bisa dijadikan pertanda atau pembeda yang bisa jadi icon Jatim," kata Gus Ipul.

(Baca Juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Amblesnya Jalan Gubeng)

(Baca Juga: Warga Surabaya Dilarang Berkumpul di Jalan Gubeng saat Malam Tahun Baru)

Gus Ipul mengaku sudah berupaya dan berusaha agar Jatim punya legacy. Di antaranya mengusulkan kepada Gubernur Jatim Soekarwo agar membangun pusat kajian Islam di Madura, serta Pembangunan pusat kebudayaan dan olahraga di Gresik. "Namun hingga saat ini usulan itu tidak pernah terealisasi," katanya.

Selama 10 tahun terakhir, ada penghargaan yang diraih Jatim dari Pemerintah pusat. Namun, kata Gus Ipul, penghargaan-penghargaan itu bukanlah sebuah karya kepala daerah, tapi lebih tepatnya karya dari jajaran di bawah, serta karya pihak lain yang secara simbolik diterima oleh kepala daerah.

Oleh karena itu, Gus Ipul berharap Pemprov Jatim ke depan bisa mencontoh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, yang mampu menghadirkan Jakabaring, serta Fadel Muhammad yang mampu membangun banyak legacy di Gorontalo dan juga Jokowi maupun Ahok di Jakarta.

"Makanya saya menyesal, dua priode saya menjadi Wagub, Jatim belum punya legacy. Saat ini memang ada prestasi yang cukup membanggakan berupa terobosan di Jatim, tapi bukan istimewa bukan legacy," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul berharap, gubernur dan wakil gubernur terpilih mampu lebih sukses dalam menghadirkan legacy, sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat luas.

"Saya percaya gubernur baru bisa bikin legacy. Bupati walikota juga mampu mewujudkannya sehingga kesuksesan kepala daerah ke depan bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat," kata Gus Ipul.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini