nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNN Sebar Intelijen Pantau Pengguna Narkoba di Malam Tahun Baru 2019

Antara, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 15:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 31 525 1998185 bnn-sebar-intelijen-pantau-pengguna-narkoba-di-malam-tahun-baru-2019-x8dTfcPbSh.jpg ilustrasi (Shutterstock)

GARUT - Badan Narkotika Nasional (BNN) siap menyebarkan intelijen sebagai upaya pencegahan dan penindakan peredaran dan penggunaan narkotika serta obat-obatan terlarang pada malam pergantian tahun di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Plt Kepala BNN Kabupaten Garut, Asep Sahrudin ketika menggelar jumpa pers akhir tahun 2018 di Kantor BNN Garut, Senin (31/12/2018), mengatakan bahwa pada malam pergantian tahun banyak orang melakukan berbagai kegiatan berpesta secara berlebih-lebihan, bahkan cenderung bisa menyalahgunakan narkoba untuk kegiatan mereka. Hal ini perlu diantisipasi.

Petugas dari penyidik BNN Kabupaten Garut, kata dia, siap bertugas di beberapa titik wilayah Garut, terutama di kawasan yang memiliki potensi penyalahgunaan narkoba.

Operasi intelijen yang tidak akan diketahui oleh masyarakat itu, kata dia, sebagai upaya BNN Garut melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Garut pada malam pergantian tahun.

 

"Ada orang-orang lidik yang turun ke tempat berpotensi, ini untuk antisipasi," katanya seperti dilansir dari Antaranews.

Upaya pengamanan malam tahun baru itu dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh jajaran instansi terkait, seperti melakukan patroli ke beberapa tempat, termasuk memeriksa tempat yang disinyalir menjual minuman keras.

Selain itu, pihaknya bersama unsur petugas lainnya telah melakukan razia ke tempat hiburan dan kafe, kemudian memeriksa urine pengunjung untuk mendeteksi awal penggunaan narkoba.

"Hasil pemeriksaan dari 37 orang yang dites (urine) hanya 10 orang negatif," kata Asep.

Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Garut, kata dia, cenderung jenis ganja, sedangkan jenis narkoba lainnya tidak ada.

View this post on Instagram

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan meminta warga yang berada di pesisir pantai waspada gelombang tinggi pada malam pergantian tahun. .. Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Sulsel, Siswanto, mengatakan warga yang tinggal di Pulau atau di pesisir pantai agar berhati-hati. .. "Hati-hati terutama untuk jalur penyeberangan laut, dan nelayan yang pakai perahu-perahu kecil," kata Siswanto kepada Okezone, Senin (31/12/2018). .. Namun, kata dia, tinggi gelombang sudah turun 1,25 meter hingga 2,5 meter yang sebelumnya hingga 4,0 meter gelombang laut. Akan tetapi gelombang itu berbahaya bagi perahu nelayan. .. "Sudah agak turun 1.25 hingga 2.5 meter, yang sebelumnya hingga 4.0 meter gelombang laut. Tapi dengan 2.5 meter itu berbahaya untuk nelayan yang menggunakan perahu kecil," ungkapnya. .. Warga atau nelayan diminta untuk waspada dengan gelombang tinggi terjadi di Selat Makassar bagian selatan. .. Siswanto juga menyebut wilayah Perairan barat Sulawesi Selatan, Perairan Kepulauan Sabalana, Perairan Selayar, Teluk Bone bagian utara dan Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores. #News #TauCepatTanpaBatas

A post shared by Okezone.com (@okezonecom) on

Menurut dia, kecenderungan kasus ganja itu karena Garut memiliki lahan yang dapat tumbuh subur tanaman ganja, seperti yang sudah beberapa kali terungkap dengan kualitasnya hampir sama dengan tanaman ganja di Aceh.

"Potensinya sangat besar, didukung oleh cuaca, bahkan ganja di Garut itu menyamai ganja Aceh," katanya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini