nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Generasi Muda China Menyebut Dirinya 'Miskin dan Jelek'

ABC News, Jurnalis · Selasa 01 Januari 2019 17:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 01 18 1998657 generasi-muda-china-menyebut-dirinya-miskin-dan-jelek-YsjcmEYZEZ.jpg Karakter baru "qiou" menjadi tren di jejaring sosial China (Foto: Weibo)

ADA cara yang tidak terlalu bagus untuk menggambarkan diri sendiri, yakni dengan menggunakan istilah "miskin dan jelek". Tapi anak-anak muda malah menggunakan istilah "qiou" dengan bangga.

Temuan terbaru oleh generasi muda jejaring sosial di China ini malah mendapat gelar "unofficial word of the year" atau "kata tahun ini" secara tidak resmi di dunia maya.

Surat kabar milik pemerintah, Global Times melaporkan istilah yang menggabungkan kata "qiong" (miskin) dan "chou" (jelek) mulai menjadi tren awal bulan Desember lalu. Istilah ini juga mengandung karakter "tu", atau kotoran.

Pengguna Weibo, jejaring sosial populer di China, Zhang Huyue, mendefinisikan qiou sebagai "sangat miskin sehingga Anda harus makan kotoran".

 Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Shenshen Cai, seorang dosen senior Studi Cina di Universitas Teknologi Swinburne, mengatakan kepada ABC News bahwa popularitas kata itu dapat dilihat sebagai perpanjangan dari budaya "sang" - yang dikaitkan dengan kata "pemakaman" untuk menggambarkan keputusasaan banyak orang muda rasakan.

Tetapi ini juga semacam "kekalahan ironis", kata Dr Cai, karena kaum muda yang menentang keras harapan orang tua mereka, pemerintah dan masyarakat pada umumnya.

"Kredit saya tidak bisa melunasi barang-barang saya ... qiou," tulis Xiaominzhi_520 di Weibo.

"Sekali qiou, selalu qiou," gurau H_Hide.

Beberapa anak muda, seperti Xingliang Liu, mengambil pendekatan yang lebih pragmatis: "Meskipun miskin dan jelek, saya masih memutuskan untuk menjalani kehidupan yang kuat."

Ironisnya, generasi kelas menengah yang dibesarkan di bawah kebijakan satu anak China, yang dihapuskan pada akhir 2013, telah menikmati jumlah kekayaan yang sebelumnya tidak pernah terdengar oleh orang tua dan kakek nenek mereka.

Namun terlepas dari peluang, beberapa merasa kesuksesan tidak dapat dicapai.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini