Gunung Ile Lewotolok Lembata Waspada, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 2 Km

Antara, · Rabu 02 Januari 2019 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 02 340 1998936 gunung-ile-lewotolok-lembata-waspada-warga-dilarang-beraktivitas-dalam-radius-2-km-i8a6teK5hl.jpg Gunung Ile Lewotolok (Youtube)

KUPANG - Petugas di Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan status gunung tersebut Waspada.

Petugas pemantau Gunung Api Ile Lewotolok Yeremias Kristianto Pugel, Rabu (2/1/2019) mengatakan bahwa peningkatan status itu sudah terjadi sejak Minggu 30 Desember 2018.

"Hingga saat ini statusnya masih dalam status waspada," katanya seperti dilansir dari Antaranews.

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok dan pengunjung, pendaki serta wisatawan agar tidak berada di sekitar kawasan gunung itu.

Disamping itu juga masyarakat dilarang untuk melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Ile Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 2 kilometer dari puncak atau pusat aktivitas gunung tersebut.

 

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Tini Thadeus mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima informasi peningkatan status gunung itu.

Ia mengatakan sejak 29 Desember tengah malam seismograf di Gunung Lewotolok merekam empat kali gempa hembusan, satu kali gempa dangkal, tiga kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa tektonik jauh.

Ia juga mengharapkan agar warga ataupun pengunjung di kawasan itu, bisa mengikuti larangan dari pihak pos pemantau gunung itu.

"Kami juga meminta warga di bawah kaki gunung itu bisa lebih waspada, karena status gunung itu pun sampai saat ini masih waspada," tuturnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini