PA 212: Tes Baca Alquran bagi Capres-Cawapres Sah-Sah Saja

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 07:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 02 605 1998763 pa-212-tes-baca-alquran-bagi-capres-cawapres-sah-sah-saja-HEEhWEipb6.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA – Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Chaidir Bamukmin mengatakan, tes baca Alquran terhadap setiap capres-cawapres sah-sah saja diusulkan. Namun, menurutnya, yang terpenting itu dari setiap kandidat itu harus bisa mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang terkandung dalam kitab suci umat Islam tersebut.

"Tujuan tes baca Alquran sah-sah saja bagi siapa yang menginginkan membuat tes semacam itu, karena umat Islam wajib mempelajari ilmu agama Islam termasuk baca Alquran. Dan yang terpenting mengamalkannya. Karena banyak yang bisa baca Alquran tetapi tidak mau mengamalkannya," kata Novel kepada Okezone, Rabu (2/1/2018).

Meski begitu, lanjut dia, jika ada tes baca Alquran bagi capres-cawapres, harus ada kesepakatan dari kedua pasangan calon termasuk juga dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Pada prinsipnya setuju saja (ada tes baca Alquran), karena itu juga baik, asalkan harus ditempuh dengan cara, mekanisme, aturan yang berlaku dan menjadi keputusan bersama secara konstitusi," imbuh dia.

 (Baca juga: Survei IRI: Popularitas Jokowi Melesat Dibandingkan Prabowo)

jokoiw

Novel menduga, tantangan yang diusulkan oleh Ikatan Dai Aceh, merupakan settingan kubu petahana. Ia menilai gaya berpolitik dengan isu agama sangat tidak sehat bagi perkembangan demokrasi Tanah Air.

"Ini diduga sudah dikondisikan dan disetting oleh yang punya kepentingan. Karena 120 hari kedepan pihak petahana diduga sudah mengkondisikan menyerang lawan politiknya dengan isu agama dengan cara mencari kelemahan capres dan cawapres lawan politiknya. Saya rasa sudah tidak sehat walau sepertinya tujuannya baik,” tandasnya.

Uji tes baca Alquran ini mengemuka saat Dewan Ikatan DAI Aceh mengusulkan adanya tes baca Alquran bagi kedua paslon. Mereka mengundang Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga untuk hadir baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.

 (Baca juga: Prabowo: Kita Hadapi Tahun 2019 dengan Penuh Optimis)

Usulan dari Dewan Ikatan DAI Aceh tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik keislaman Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, tes Alquran juga dinilai untuk meminimalkan politik identitas yang sudah terlanjur dilakukan oleh pendukung kedua pasangan calon.

 prabow

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini