Tes Baca Alquran Capres-Cawapres, Perindo: Menunjukkan Jokowi-Ma'ruf Pemimpin yang Paripurna

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 02 605 1998764 tes-baca-alquran-capres-cawapres-perindo-menunjukkan-jokowi-ma-ruf-pemimpin-yang-paripurna-rmC0JHJOoP.jpg Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq (foto: Okezone)

JAKARTA – Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq menyatakan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan siap mengikuti usulan Ikatan Dai Aceh yang meminta agar capres-cawapres dites membaca Alquran.

Menurut dia, itu akan menunjukkan kepada masyarakat Indonesia kalau kedua calon pemimpin itu merupakan kandidat yang paripurna untuk memimpin Tanah Air dalam lima tahun ke depan.

“Tradisi pendidikan baca tulis Alquran berlangsung turun temurun. Tidak hanya disitu saja, mengamalkan nilai-nilai keislaman juga dijalankan dan menjadi ruh kepemimpinan beliau. Apalagi wakilnya Kyai Ma’ruf Amin sebagi tokoh dan ulama terkemuka, tentu dua kepemimpinan ini semakin paripurna,” ujarnya kepada Okezone, Rabu (2/1/2019).

 (Baca juga: Rhoma Irama: Jangan Sampai Pemilu 2019 Pecah Belah Bangsa)

dd

Indonesia, lanjut dia, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, maka sudah sepantasnya memiliki capres-cawapres yang fasih membaca kita suci umat Islam tersebut. Karena itu, pihaknya sangat menyambut baik pemintaan Ikatan Dai Aceh tersebut.

“Pada prinsipnya tidak keberatan. Sebagai negara yang mempunyai penduduk Islam terbesar di dunia, penting juga pemimpin mempunyai kecakapan dalam membaca Alquran,” imbuh dia.

 (Baca juga: Hadapi Tahun Politik, Ketum PBNU: Jangan Saling Menggunjing & Adu Domba)

Uji tes baca Alquran ini mengemuka saat Dewan Ikatan DAI Aceh mengusulkan adanya tes baca Alquran bagi kedua paslon. Mereka mengundang Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga untuk hadir baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.

Usulan dari Dewan Ikatan DAI Aceh tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik keislaman Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, tes Alquran juga dinilai untuk meminimalkan politik identitas yang sudah terlanjur dilakukan oleh pendukung kedua pasangan calon.

 ss

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini