nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur Ganjar Serahkan Kasus Perusakan Makam di Magelang ke Polisi

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 19:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 03 512 1999627 gubernur-ganjar-serahkan-kasus-perusakan-makam-di-magelang-ke-polisi-N7pc8UA4dp.jpg Ganjar Pranowo (dok. Okezone)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak terpengaruh terhadap isu SARA yang diduga melatari kejadian perusakan makam di beberapa lokasi di Magelang. Publik diminta tenang dan menyerahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian.

Maka jika ada kejadian baru, dia meminta masyarakat segera melapor ke polisi. "Laporkan polisi saja, biar dicek bener enggak, begitu bener segera proses," kata Ganjar kepada wartawan di Kabupaten Semarang, Kamis (3/1/2019).

Ganjar bahkan enggan mengomentari soal kemungkinan adanya potensi kerusuhan akibat isu SARA yang mengikuti kejadian tersebut. "Tidak usah dikembangkan (ke arah sana)," katanya.

Sebelumnya di hadapan ribuan kiai yang menghadiri Haul KH Abdul Malik ke 31 di Ngawinan, Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Ganjar menekankan bahaya hoaks dan fitnah yang kini marak.

(Baca Juga: Perusakan Makam di Magelang, Polisi Pastikan Bukan Sentimen Agama)

Fitnah yang banyak menyebar lewat media sosial ini, menurutnya, telah membahayakan kerukunan masyarakat, terutama dalam hal toleransi beragama.

Untuk itu Ganjar meminta peran pemimpin, baik tokoh masyarakat maupun ulama, untuk membimbing warganya. Paling utama adalah berfikir yang positif dalam menyikapi segala isu yang berkembang, termasuk SARA.

"Para pemimpin harus mengajak berfikir positif dan optimis. Dengan seperti itu, optimisme berbangsa akan terus tumbuh dilubuk masyarakat. Kita yakin, semoga negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini tetap ada sampai hari kiamat," katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini