Siang Ini, KPU Laporkan Kasus Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos ke Bareskrim

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 13:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 03 605 1999398 siang-ini-kpu-laporkan-kasus-hoaks-7-kontainer-surat-suara-tercoblos-ke-bareskrim-r4RPH5Glln.jpg Komisioner KPU RI (Fadel/Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan kabar tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, bohong atau hoaks. KPU akan mendatangi Bareskrim Polri di Jakarta, siang ini, untuk melaporkan kasus tersebut.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti yang cukup jika dirasa perlu nanti siang kami akan sampaikan secara resmi ke kepolisian,” kata Ketua KPU RI, Arief Budiman kepada wartawan di Kantor Pusat KPU, Jakarta, Kamis (3/1/2018).

Informasi hoaks surat suara sudah tercoblos di Tanjung Priok beredar di media sosial dan ramai diperbincangkan. Padahal KPU baru mencetak surat suara pertengahan bulan ini. Sekarang masih proses lelang.

Setelah KPU mengecek langsung dan memastikan hoaks, beberapa pemegang akun media sosial kemudian menghapus informasi tersebut.

 

Tapi, KPU sudah lebih dulu mengamankan bukti-bukti adanya penyebaran hoaks tersebut dan akan menyerahkannya ke polisi nantinya untuk ditindaklanjuti secara hukum. “Kita serahkan kepada pihak kepolisian, kami meminta ditindak lanjuti,” ujar Arief. 

Bukti yang dimiliki KPU di antaranya rekaman audio yang dikirim banyak orang, kemudian tulisan-tulisan di Twitter, Instagram dan Facebook soal surat suara tercoblos. KPU juga sedang mencari siapa yang menyebar informasi hoaks tersebut.

(Baca juga: Andi Arief Siap Dilaporkan ke Polisi Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos)

Terkait cuitan Wasekjen Demokrat Andi Arief di Twitter soal tujuh kontainer surat suara sudah tercoblos yang ramai diperbincangkan, Arief mengatakan KPU tak berwenang memanggilnya untuk diminta klarifikasi.

“Itu bukan urusan KPU, KPU tidak punya kewenangan untuk manggil siapapun,” ujarnya.

(Baca juga: KPU: Tidak Ada Surat Suara yang Sudah Tercoblos di Pelabuhan)

Tapi, KPU akan mengecek dulu isi Twitter Andi Arief. “Nanti kita lihat apakah memang dia yang nyebar atau sebetulnya dia bukan bagian yang nyebar, kita kan perlu cek dulu.”

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini