nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI Sita Bahan Pembuatan Bom Berkarung 'Cantik' di Maros

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 12:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 03 609 1999359 tni-sita-bahan-pembuatan-bom-berkarung-cantik-di-maros-8bAdnFu3ag.jpg Bahan Diduga Bom (Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR - TNI personel Kodam XIV/Hasanuddin, dalam hal ini Kodim 1422/Maros berhasil menyita bahan pembuatan bom, berupa pupuk kelapa sawit merk cantik, di Desa Bori Masunggu Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros, Rabu (2/1/2018) malam tadi.

Kapala Penerangan Kodam (Kapendam) Hasanuddin Kolonel Inf Alamsyah mengatakan, barang bukti sebanyak delapan karung isi 50 kilogram per karung itu, bermula didapat dari informasi warga Desa Barikamase Maros, yang melihat tumpukan karung yang mencurigakan di pinggir Dermaga Dusun Tekolabbua Maros.

 Baca juga: Polisi Amankan 3 Bom Lontong Diduga Milik Eks Anak Buah Santoso

Bahan Pembuatan Bom

"Selanjutnya bersangkutan, melaporkan hal tersebut via telepon kepada salah satu anggota Unit Intel Kodim 1422/Maros atas nama Pelda Amrullah," kata Kolonel Inf Alamsyah kepada Okezone, Kamis (3/1/2019).

Selang waktu dua jam kemudian, Dandim 1422/Maros Letkol Inf Farid Yudho Dwileksono bersama Pelda Abdul Rauf anggota Unit Inteldim, menuju ke lokasi untuk mengecek langsung barang tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan dan pengembangan di lapangan, didapat identitas pemilik barang inisial MS warga Biringkanaya Makassar, sebagai pengedar pupuk di Pulau Balang Lompo Kelurahan Mattiro Sompe Kecamatan Liukang Tupabiring Kabupaten Pangkep.

 Baca juga: DPR Harap Polri Tangkap Hidup-Hidup 10 Teroris Kelompok Santoso yang Tersisa

"Dari keterangan bersangkutan, barang yang mengandum Amonium, NO3 dan Calcium diperoleh dari salah satu toko Tani di Jalan Veteran kota Makassar, sebagai bahan pembuatan bom ikan," ungkap Kolonel Inf Alamsyah

Selain itu, dari keterangan MS mengaku mantan pembuat bom ikan dan beralih menjadi pemasok bahan-bahan tersebut di wilayah Kabupaten Pangkep dan Maros.

 Baca juga: Al Chaidar: Operasi Tinombala Lebih Efektif Dilakukan TNI, Bukan oleh Polisi

Mengantisipasi dan menghindari terjadinya penggunaan dan penyalahgunaan bahan tersebut, pihak Kodam XIV/Hasanuddin melakukan koordinasi dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Maros.

"Untuk dilakukan pengembangan serta mendalami terhadap beredarnya bahan pembuatan bom di wilayah Sulsel," pungkas Alamsyah.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini