nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Driver Ojol Main HP di Jalan Raya Berbahaya buat Diri Sendiri dan Pengendara Lain

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 05 Januari 2019 15:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 05 519 2000304 driver-ojol-main-hp-di-jalan-raya-berbahaya-buat-diri-sendiri-dan-pengendara-lain-uCPXvUevzq.jpg Ojek Online (foto: Okezone)

SURABAYA - Driver ojek online (ojol) yang menggunakan handphone (HP) saat berkendara akhir-akhir ini marak di Kota Surabaya, Jawa Timur. Kondisi tersebut sangat berbahaya baik bagi pengendara sendiri maupun orang lain.

Sebab hal itu berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kemacetan. Sehingga polisi akan menindak tegas bagi pengendara motor maupun pengemudi mobil yang sambil bermain HP.

(Baca Juga: Polri Kaji Sanksi Khusus bagi Driver Ojol yang Suka Main HP saat Mengemudi)

Infografis Kontroversi Penggunaan GPS Ojek Online (foto: Okezone)	 

Bahkan polisi juga pernah melakukan penilangan terhadap pengendara yang bermain HP. Namun, hal itu tidak membuat mereka jera. Buktinya, saat ini masih ditemukan pengendara ojek online yang bermain HP di Jalan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi terhadap masyarakat, khususnya driver ojek online supaya tidak bermain HP saat berkendara. Sebab hal itu sangat berbahaya karena berpotensi terjadinya kecelakaan.

"Kami akan tindak jika ditemukan pengendara motor maupun pengemudi mobil yang bermain HP saat berada di jalan. Karena itu berpotensi kemacetan dan kecelakaan," terang Barung pada Okezone saat dikonfirmasi.

 

Menurut Barung, pihaknya menghimbau pada masyarakat khususnya driver ojek online supaya tidak bermain HP saat berkendara. Ini dilakukan demi keselamatan bersama, baik bagi diri sendiri, penumpang maupun pengendara lain.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Dwija Wardana. Ia menyatakan, pihaknya juga sudah memberikan imbauan pada masyarakat, terutama pengendara ojek online supaya tidak sambil bermain HP ketika mengendarai motor.

"Jangankan naik motor, naik mobil saja bawa HP dilarang. Cuma kewenangan Dishub tidak bisa menilang, karena kita tidak punya kewenangan menilang. Jadi kalau kita mau tilang, kita koordinasi dengan kepolisian," papar Dwija.

(Baca Juga: Tak Bisa Lepas dari GPS, Driver Ojol Tetap Harus Perhatikan Hal Ini) 

Menurut Dwija, yang berwenang untuk menilang adalah kepolisian bagi pengendara motor maupun pengemudi mobil yang melanggar aturan lalu lintas. Pihaknya juga sering melakukan operasi gabungan untuk menertibkan para pengendara motor yang nakal.

"Kita mengadakan operasi gabungan, sasaran operasi itu macam-macam salah satunya yang memakai HP saat berkendara maupun mengemudi. Kami berharap masyarakat tidak memakai atau bermain HP saat mengendarai motor maupun mengemudi mobil karena sangat berbahaya," tandasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini