nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Caleg Perindo Bantu Pengrajin Sangkar Burung Atasi Kesulitan Usaha

Bramantyo, Jurnalis · Minggu 06 Januari 2019 11:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 06 512 2000567 cara-caleg-perindo-bantu-pengrajin-sangkar-burung-atasi-kesulitan-usaha-5ToZ8xhh7X.jpg Caleg Perindo mendatangi pengrajin sangkar burung (Perindo)

PEMALANG – Dua calon legislatif (caleg) Partai Perindo menyambangi masyarakat dan pengrajin sangkar burung di Dusun Pendowo RT 92 RW 06, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Sabtu (5/1/2019) malam. Keduanya adalah caleg DPR RI dari dapil Jawa Tengah X, David Santoso dan caleg DPRD Pemalang, Agus Salim.

Seorang pengrajin sangkar burung, Taryani mengeluhkan kendala yang dihadapi para pelaku UMKM pembuat sangkar burung dari bambu ini, di antaranya minimnya tenaga kerja sehingga mereka tidak bisa maksimal memenuhi permintaan pasar.

Menurutnya anak muda sekarang tidak mau bekerja sebagai pembuat sangkar burung, sedangkan pengrajin sekarang usianya sudah di atas 40 tahun.

Padahal perlu banyak tenaga, dalam satu kali proses pembuatan sangkar burung dari awal hingga jadi 1 orang hanya mampu membuat satu sangkar saja.

"Akibatnya pembeli harus memesannya lebih dahulu. Pemuda sekarang enggak mau jadi pengrajin," keluhnya.

 

Dengan kehadiran Perindo, lanjut Taryani, bisa membantu memberikan solusi bagi penhusaha kecil lainnya seperti dirinya dan pelaku usaha lainnya.

Usai mendengar keluhan pengrajin sangkar burung, David bersama kader partai Perindo lainnya membantu memberikan solusi. Di antaranya dengan menggunakan teknologi mesin yang akan membantu pengrajin agar produksinya bisa maksimal.

"Kita akan upayakan sebuah mesin untuk membuat jeruji sangkar mesin yang mirip dengan mesin pembuat sumpit yang tentunya akan mudah dikerjakan oleh siapa saja asal orang tersebut mampu menguasai mesin," lanjut David.

Dengan mesin tersebut, diharapkan bisa menambah kuantitas hasil produksi karena mampu menghilangkan satu kendala yaitu kesabaran yang tentunya harus dimiliki oleh tiap orang yang melakukan proses pembitingan dari potongan bambu menjadi jeruji yang tipis sekali dimana biasanya anak muda tidak sabar sehingga menyebabkan tidak adanya anak muda dalam proses produksi ini.

Nantinya akan dikirimkan satu mesin agar bisa difungsikan di desa ini di mana perlakuannya bisa dibuka usaha baru khusus pembitingan dan itu akan merekrut tenaga kerja selain mengurangi perantauan anak anak ds. Pendowo ke Jakarta juga akan membuat perubahan disektor ekonomi karena kuantitas produksi bertambah dan penghasilan bertambah.

"Nanti saya bimbing dan saya arahkan detail bekerjanya, jangan takut saya sudah mendapat gambaran jelas yang penting saya harus jadi dulu baru bisa saya full berpikir untuk rakyat dusun Pendowo", lanjut David.

 

Selain dari langkanya tenaga ahli ternyata mereka juga membutuhkan bantuan permidalan karena untuk menebus rotan yang juga merupakan bahan baku sangkar butuh dana Rp40 juta. Itupun juga didatangkan dari Cirebon. Yang pastinya menelan biaya perjalanan dan waktu yang tidak sedikit.

"Untuk permasalahan itu (modal) saya buatkan koperasi yang penting mesin datang dulu, dioperasionalkan. Nanti kita tinjau, kader saya nantinya akan ikut terjun membantu setelah siap maka kita siapkan koperasinya yang bisa digunakan untuk semua warga Pendowo," lanjut David.

Selain bertemu pengusaha sangkar burung, mereka juga bertemu pengusaha genteng pres di desa tersebut. Mereka juga terkendala bahan baku yakni minyak kacang dan mahalnya harga dasar minyak sehingga mengurangi penghasilan pengrajin genteng.

Untuk itu David memberikan saran agar bertemu pemilik toko obat batik. Mungkin tekstur minyak yang dibutuhkan bisa diganti dengan sebuah bahan yang selalu digunakan oleh pengrajin batik untuk mengemulsi antara minyak tanah dan air.

"Disarankan membeli sedikit dulu semoga bisa menggantikan bahan sebelumnya," pesan David.

Sementara Agus Salim caleg daerah Dapil 4 kabupaten Pemalang sampaikan pihaknya terus berupaya meningkatkan sektor ekononi yang bisa dibanggakan nantinya.

"Perindo akan selalu berbuat untuk Indonesia Sejahtera yang mana pikiran pikiran kami tidak akan terpikirkan oleh caleg lainnya," tambah Agus Salim.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini