nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Airin Bertemu Menko Luhut Bahas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Hambali, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 21:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 08 338 2001749 airin-bertemu-menko-luhut-bahas-pembangkit-listrik-tenaga-sampah-3mCXYqDxWO.jpg Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany bertemu dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Hambali)

TANGSEL - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dipanggil Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, Selasa (8/1/2019). Dalam pertemuan tersebut, ternyata ingin membahas penanggulangan sampah.

Menurut Airin, pertemuan itu membahas tentang proses persiapan terkait penanggulangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang akan dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

"Alhamdulillah, hasil pertemuan dengan Pak Menteri tadi terkait percepatan penyelesaian Outline Business Case (OBC) dari pihak Korea Selatan," jelas Airin.

(Baca Juga: Buang Sampah Sembarangan, Ali Divonis Denda Rp20 Juta)

Dikatakannya, pihak Korea Selatan akan melakukan percepatan penyelesaian studi kelayakan pada bulan April 2019 nanti, sesuai dengan timetable yang telah terjadwal. Namun informasi terbaru menyebutkan, jika pihak Korea Selatan akan menyelesaikan lebih awal, yakni di akhir Februari atau Maret tahun ini.

"Mudah-mudahan ini bisa cepat selesai, sehingga bisa masuk tahap lelang investasi PLTSa dan Groundbreaking serta penyelesaian pekerjaan PLTSa di TPA Cipeucang di tahun ini," sambungnya.

Airin bertemu Luhut 

Dilanjutkan Airin, PLTSa tersebut akan dibangun di TPA Cipeucang yang terletak di Jalan Kapling Nambo, Serpong. Luas lahannya sekira 13,6 hektare, dengan volume sampah yang masuk mencapai sekira 250 ton per hari.

"Dengan jumlah penduduk dan produksi sampah yang banyak per harinya, sudah layak dibangun PLTSa di TPA Cipeucang," terangnya.

(Baca Juga: Anies Terbitkan Pergub Sampah Plastik pada Januari 2019

Sebagaimana diketahui, pembangunan PLTSa itu sendiri telah sesuai dengan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

"Alhamdulillah, dalam Pepres tersebut Tangsel masuk dalam 12 kota yang akan dipakai sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis PLTSa," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini