nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sidang Perdana Gugatan Pilkada Bogor Akhirnya Digelar

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 22:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 08 338 2001767 sidang-perdana-gugatan-pilkada-bogor-akhirnya-digelar-gylsUtiJ6u.jpeg Ilustrasi Pilkada (Foto: Okezone)

CIBINONG - Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Jawa Barat menggelar sidang perdana sengketa Pilkada Bogor. Gugatan sendiri dilayangkan pasangan Jaro Ade-Inggrid Kansil (JADI) yang menduga adanya pelanggaran dalam penetapan Data Pemilih Tambahan (DPTb) Kabupaten Bogor.

Sidang gugatan dengan No: 304/Pdt-G/2018/PN.CBI dipimpin oleh Hakim Ketua Andri Falahandika dan Hakim Anggota I, Tira Tirtonadi serta Hakim Anggota II, Ben Ronald P Situmorang.

Sidang sendiri akhirnya ditunda karena dari Tergugat I yakni KPU Kabupaten Bogor, Tergugat II yaitu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor sebagai turut Tergugat I, Gubernur Jawa Barat sebagai turut Tergugat III dan Menteri Dalam Negeri sebagai Tergugat III tidak hadir. Sidang sendiri rencananya akan dilanjutkan pada 29 Januari 2019.

Baca Juga: Gugatan Pilbup Bogor, KPUD Hingga Panwas Salah Bicara saat Dicecar Hakim MK

Bawaslu

Usai sidang, kuasa hukum pasangan JADI, Mahfud SH menjelaskan, persidangan ini bertujuan tak hanya sekadar untuk menetapkan siapa yang menang atau siapa yang kalah, tapi juga untuk membuktikan dugaan pelanggaran-pelanggaran pada Pilkada Kabupaten Bogor tahun 2018 yang terstruktur dan masif.

"Karena tidak mendapatkan penyelesaian dari lembaga institusi yang berwenang yaitu dari Mahkamah Konstitusi (MK), harus ada institusi yang menegakkan hukum dan keadilan agar Pilkada terjamin kebenarannya. Jadi bukan sekadar penentuan siapa yang menang atau kalah," ujar Mahfud.

Di tempat yang sama, penggugat yakni Ade Ruhandi alias Jaro Ade menyebut langkahnya melakukan gugatan ke PN Cibinong merupakan sebuah upaya pembelajaran kepada publik.

"Yang kami lakukan adalah proses pembelajaran. Dibanding harus melakukan demonstransi dengan turun ke jalan," tegasnya.

Hal ini juga terkait dengan komitmennya untuk tetap menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Bogor. "Apalagi jelang Pileg dan Pilpres tahun ini yang membutuhkan suasana yang kondusif. Agar pelaksanan Pileg dan Pilpres tidak terganggu dan bisa berjalan sesuai harapan kita bersama-sama,” ucap Jaro Ade.

Baca Juga: Bawaslu Minta Pemerintah dan Masyarakat Ikut Antisipasi Potensi Kerawanan Pemilu

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini