nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejak Indonesia Merdeka, Warga di Dusun Nelu Hidup dalam Kegelapan

Sefnat Besie, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 13:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 09 340 2001999 sejak-indonesia-merdeka-warga-di-dusun-nelu-hidup-dalam-kegelapan-006LzKnOcL.jpg Foto Istimewa

KEFAMENANU - Tinggal di garis batas Indonesia dengan Timor Leste tidak harus menjadi harga mati mendapat perhatian penuh dari pemerintah Indonesia seperti di bidang infrastruktur jalan maupun jaringan listrik.

Untuk itu, warga pun terpaksa memanfaatkan penerangan yang ada seperti pelita dan alat penerangan lainnya.

loading...

Saat malam tiba, puluhan kepala keluarga di kampung Nelu, di wilayah Dusun Nelu Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT masih hidup dalam kegelapan tidak seperti wilayah lainnya di belahan Indonesia.

Seperti yang dialami puluhan kepala keluarga kampung Nelu yang berbatasan darat dengan suku atau desa leolboko di wilayah Distrik Oekusi Negara Timor Leste harus menjalani kenyataan hidup saat ini.

Melihat Kondisi itu, beberapa anggota TNI dari Yonmek 741/Garuda Nusantara mencoba membantu memberikan penerangan listrik untuk salah satu warga bernama Tomas Fallo yang kebetulan rumahnya berada tak jauh dari Pos TNI.

 NTT

Saat ini, warga tersebut sudah bisa menikmati fasilitas listrik dari Pos TNI Nelu meskipun hanya menggunakan listrik tenaga surya (solar cell) yang disambung dari pos TNI.

Mayor Hendra Saputra selaku Komandan Satgas mengaku jaringan listrik belum menjangkau wilayah di kampung Nelu, sehingga pihaknya berinisiatif membantu pemasangan penerangan pada salah satu rumah yang berdekatan dengan Pos TNI.

"Ada satu rumah warga yang paling dekat yang kita kita sambungkan listrik, sekaligus dengan instalasi, sehingga warga juga bisa menikmati penerangan di malam hari," kata Mayor Hendra, Rabu (9/1/2019).

Selain membantu masyarakat, Pihak TNI juga terus memberikan sosialisasi tentang bahaya jika masih ada warga yang menyimpan senjata api, amunisi yang dibawa saat jajak pendapat semasa Timor Timur dulu.

TNI juga menjanjikan bagi pemilik senpi yang menyerahkan secara sukarela maka tidak akan diproses hukum, dan tak berselang lama kemudian, salah seorang warga Nelu akhirnya mau menyerahkan satu pucuk senpi jenis Springfield dengan sukarela.

"Senjata api tersebut kini sudah diamankan di makosatgas di Eban," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini