Jokowi Tak Mau Menanggapi Laporan GP Ansor soal Kelompok Radikal Dukung Salah Satu Paslon

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 18:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 605 2003253 jokowi-tak-mau-menanggapi-laporan-gp-ansor-soal-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-paslon-3jCxNr6iQA.jpg Kepala KSP Moeldoko. Foto/Okezone

JAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo tidak ingin menanggapi laporan Gerakan Pemuda (GP) Ansor bahwa ada kelompok radikal yang mendukung salah satu pasangan calon Pilpres 2019.

"Kita tidak memberikan tanggapan, Pak Jokowi tidak memberikan tanggapan," ujar Moeldoko usai mendampingi Jokowi menerima pengurus GP Ansor di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Ia menilai siapa pun yang bermain-main menggunakan kelompok radikal untuk kepentingan politik praktis, maka sama halnya dengan bermain api.

"Ini akan menjadi back fire ingat itu, jadi jangan main-main dengan itu," kata dia.

Foto/Okezone 

Mantan Panglima TNI itu menegaskan bahwa pemerintah dan aparat penegak hukum tidak memberikan tempat kepada kelompok radikal.

Baca: KPU Tolak Perubahan Visi-Misi Prabowo-Sandiaga Uno

Baca: Kantor BPN Prabowo-Sandi Hanya 300 Meter dari Rumah Jokowi

"Kita semuanya harus memiliki sikap yang sama, jadi akan lebih bagus lagi kalau menempatkan radikal sebagai musuh bersama, kita nggak usah ragu-ragu mengatasi situasi seperti itu," tutur Moeldoko.

"Negara ini tidak memberikan toleransi (kepada kelompokradikal). Begitu diberi, maka ia akan berkembang. Begitu berkembang akan menggangu masa depan anak-anak kita, masa depan Indoensia, dari pada berkembang ke depan, sekarang harus putus tidak boleh lagi berkembang," tambahnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini