Soal Penyebar Hoaks, Gerindra: Jangan karena Pendukung, Pasangan 02 Jadi Disalahkan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 12 Januari 2019 06:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 12 605 2003426 soal-penyebar-hoaks-gerindra-jangan-karena-pendukung-pasangan-02-jadi-disalahkan-XZ4Dq1iIk0.jpg Riza Patria (Dok Okezone)

JAKARTA – Polda Metro Jaya telah menetapkan MIK seorang guru SMP sebagai tersangka kasus 7 kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos. MIK ditangkap di kediamannya di Cilegon, Banten, lantaran turut menyebar informasi hoaks itu, pada 6 Januari 2019.

Kepada polisi, MIK mengaku dirinya sengaja menyebarkan kabar palsu tersebut agar diketahui pasangan Prabowo dan Sandiaga.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria meminta untuk tidak menyalahkan pihaknya, meski hal yang dilakukan untuk mendukung Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, apabila ada warga negara yang melanggar harus dihukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, masyarakat sah-sah saja mendukung salah satu calon yang dirasa sesuai dengan keinginannya. Hal itu, lanjut dia, merupakan hak setiap orang, tapi harus disesuaikan dengan peraturan yang ada.

"Apapun pilihannya, kalau bersalah ya harus dihukum. Jangan kalau dia berbuat salah tapi mendukung 01, lalu 01 yang disalahkan. Juga jangan kalau ada yang dukung 02 dan salah, lalu 02 yang disalahkan," kata Riza di Jakarta, Sabtu (13/1/2019).

Hoaks Surat Suara

"Setiap pribadi punya tanggung jawab masing-masing. Kalau sudah dewasa kan kesalahan tanggung jawab sendiri. Jadi kita hormati penegakan hukum. Kami minta aparat bertindak secara baik, tepat, dan netral serta independen," tambahnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar para penegak hukum mengedepankan rasa keadilan apabila hal serupa menimpa kubu Jokowi-Ma'ruf.

(Baca Juga : TKN Jokowi: Jangan Jadikan Hoaks dan Ujaran Kebencian untuk Menangkan Paslon)

"Jangan sampai nanti kalau ini pendukung oposisi, diproses cepat. Tapi kalau bagian dari penguasa diprosesnya lambat. Jangan sampai dilihat seperti itu karena masyarakat melihat ada kecenderungan perbedaan penanganan," tukasnya.

(Baca Juga : Ketum PPP: Prabowo Harus Bisa Arahkan Anak Buahnya Jangan Terus Produksi Hoaks)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini