nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tawuran Pelajar Depok Ternyata Sudah Direncanakan di Medsos

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 16:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 23 338 2008381 tawuran-pelajar-depok-ternyata-sudah-direncanakan-di-medsos-uTnyDRexUO.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

DEPOK - Tawuran antarsekolah mengakibatkan tiga pelajar kritis sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Ketiganya, tawuran di Bukit Barisan Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat, Selasa, 22 Januari 2019 sore.

Ketiga pelajar yang menjadi korban yakni NW (14) siswa Mts Hidayatul Ummam, ZP (14) siswa SMP Arrahman Citayam, dan AS (14) siswa Mts Hidayatul Ummam. (Baca Juga: Tawuran di Depok, 3 Pelajar Kritis Kena Bacok)

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan, dari hasil penyidikan sementara, tawuran yang melibatkan 4 sekolah di Depok itu sudah direncanakan para pelajar melalui media sosial (medsos).

"Kamu dapati informasi bahwa aksi tawuran memang sudah direncanakan antara sekolah Mts Hidayatul Umam Cinere gabung SMP Arrahman Citayam dengan Tadika Pertiwi Cinere gabung SMP 9 Terbuka Pancoran melalui medsos," kata Made kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).

Ilustrasi

Adanya informasi dan mendapatkan keterangan sementara dari korban dan saksi polisi langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian hingga ke Perum Graha. Kemudian, didapatkan pelajar yang terlibat tawuran dan diduga sebagai pelaku pembacokan dengan senjata tajam. Sebanyak 9 pelajar diamankan di Polsek Limo, Depok.

"Saat ini, sembilan pelajar tersebut sudah diamankan, beberapa anak di antaranya sedang nongkrong," katanya.

(Baca Juga: Tawuran di Tangsel Menewaskan Seorang Remaja, 9 Anggota Geng Katak Beracun Ditangkap)

Mereka adalah FA, IH, AP, AS, RR, AA siswa SMP Hidayatul Ummam, dan FA dari SMP Arrahman Citayam, A tidak sekolah, MF alias A siswa SMK Tadika Pertiwi. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan roda dua.

Penyidik Polsek Limo kini tengah mendalami dan tidak kemungkinan ada pelaku lainya. "Ada barang bukti 5 buah celurit, 1 besi dan 4 motor. Kami akan telusuri kejadian dan memeriksa para pelaku," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini