nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Indonesia di Rusia Belajar Menulis Bareng Asma Nadia

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 16:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 24 65 2008892 mahasiswa-indonesia-di-rusia-belajar-menulis-bareng-asma-nadia-vcei3dZSeE.jpg

MOSCOW - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Rusia bekerjasama dengan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Rusia (Permira) Kota Moscow mengadakan pelatihan menulis bersama penulis buku best seller Asma Nadia, Rabu 23 Januari 2019.

Ketua ICMI Wilayah Rusia periode 2013-2018 Fauzi Bustami mengajak, kader ICMI dan mahasiswa Indonesia di Rusia, khususnya di Moskow untuk memanfaatkan momentum ini untuk belajar dari penulis produktif seperti Asma Nadia.

Baca Juga: 5 Pekerjaan yang Menjadi Tren di Kalangan Mahasiswa

“Alhamdulillah, pengurus ICMI Wilayah Rusia baru saja terbentuk dan disahkan oleh ICMI Pusat bulan lalu. Ini merupakan kegiatan perdana kami bekerjasama dengan bidang departemen kajian strategis Permira Moskow. Saya berharap kader ICMI dan Mahasiswa termotivasi untuk menulis dari Mbak Asma,” kata Fauzi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/1/2019).

Alumni Hukum UI ’82 ini mengajak kader ICMI dan Mahasiswa untuk menulis banyak hal positif dari negera Rusia, “Di sini banyak hal yang bisa jadi inspirasi menulis, Rusia maju dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi, tempat pariwisata, kebudayaan dan kesenian, dan lain lainnya yang bisa diceritakan dan membuat orang kita mengenal negeri ini dan bahkan tertarik belajar di sini,” ujarnya.

Asma Nadia yang terkenal sebagai pencipta karakter wanita-wanita tangguh di penulisan bukunya memberikan berbagai tips kepenulisan kepada peserta workshop. Dia memulai dengan mengatakan bahwa menulis itu adalah keabadian mengutip penulis terkenal Pramoedya Ananta Toer,

“Maka biasakan menulis untuk jangka panjang dan niatkan dengan niat ibadah,” ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa Potensial Jadi Enterpreneur

Asma juga mengatakan bahwa banyak orang pintar namun kepintarannya tidak meluas kebanyakan orang, “Orang pintar banyak, namun orang pintar harus bisa jadi bermanfaat buat orang lain sedikit, makanya menulislah,” katanya.

Asma berharap semakin banyak orang menulis, apalagi menulis hal-hal yang bijak agar negeri Indonesia tercinta muncul semakin banyak orang-orang yang bijak. “Penulis itu sebaiknya suka membaca buku. Dan semakin banyak buku dan tulisan yang dibuat, Insya Allah saya yakin makin banyak orang bijak yang menginspirasi di Indonesia ini,” pungkas Asma.

Sebanyak kurang lebih 100 peserta baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti dari live instagram @permiramoskow. Dalam kesempatan workshop penulisan ini banyak sekali pertanyaan yang diajukan terlihat antusiasme dari peserta dengan banyak hadir tepat waktu. Terlebih dalam kesempatan tersebut menikmati hidangan khas Indonesia lontong sayur dan gorengan plus sambal.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini