Gempa 4,1 SR Guncang Pulau Terluar Bengkulu

Demon Fajri, Okezone · Jum'at 25 Januari 2019 19:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 25 340 2009505 gempa-4-1-sr-guncang-pulau-terluar-bengkulu-FvpoOhBbh8.jpg Gempa Bengkulu (Foto: BMKG)

BENGKULU - Gempa berkekuatan 4,1 Skala Richter (SR) mengguncang pulau terluar Provinsi Bengkulu, Enggano. Gempa di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, itu terjadi sekira pukul 19.01 WIB.

Namun begitu, getaran gempa tidak begitu dirasakan masyarakat setempat. Di mana gempa itu terjadi ketika masyarakat Bengkulu dan sekitarnya usai menjalankan salat Magrib.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, bahwa gempa bumi berkekuatan 4,1 SR tersebut terjadi dengan koordinat episenter pada 5.17 Lintang Selatan (LS) dan 102.48 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 25 kilometer (KM) Timur Laut, Pulau Enggano, dengan kedalaman 27 Km.

Baca Juga: Gempa Misterius yang Guncang Bumi Selama 20 Menit Bulan Ini Buat Peneliti Kebingungan

Gempa

PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.

''Gempa di pulau Enggano tidak berpotensi tsunami,'' kata Sabar, Jumat (25/1/2019), malam.

Sabar menyampaikan, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Namun, imbau Sabar, kepada masyarakat di sekitar wilayah pulau Enggano, Bengkulu Utara, khususnya dan masyarakat provinsi Bengkulu, umumnya, diimbau tetap tenang karena gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami, serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

''Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Gempa susulan akan terus dimonitoring,'' demikian Sabar.

Baca Juga: Gempa 7,6 SR di Kaledonia Baru Picu Peringatan Tsunami, Warga Dievakuasi

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini