nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bantuan untuk Korban Tsunami Banten Masih Terus Mengalir

Rasyid Ridho , Jurnalis · Minggu 27 Januari 2019 02:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 26 340 2009840 bantuan-untuk-korban-tsunami-banten-masih-terus-mengalir-L8e5frUzxe.jpg Para warga ketika mengungsi pascatsunami menerjang Banten. (Ilustrasi/Dok/Rasyid Ridho)

PANDEGLANG – Bantuan untuk korban tsunami di Banten yang terjadi pada Desember 2018 lalu terus mengalir. Bantuan itu diberikan untuk meringankan beban yang ditanggung para korban tsunami.

Rombongan Pengurus Pusat Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila didampingi Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila mengunjungi korban tsunami Banten pada Sabtu, 26 Januari 2019, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Rombongan yang dipimpin Willy Danandityo selaku Pelaksana Harian (Plh) Sekum Sapma PP, ini membawa bantuan sebanyak 225 kompor gas yang dibutuhkan oleh keluarga yang terdampak langsung tsunami.

Penyerahan 225 kompor gas Pengurus Pusat Sapma PP untuk warga itu disalurkan melalui Kepala Desa Sumber Jaya, Siti Wahyuni. Menurutnya, saat ini warga sangat membutuhkan kasur tidur sebanyak 384 buah.

“Bantuan sosial yang disampaikan oleh Pengurus Pusat Sapma PP tidak hanya berhenti disini, program lanjutan yang akan dilakukan adalah membuat Desa Sumber Jaya sebagai desa binaan Pemuda Pancasila, ujar Willy Danandityo, Plh Sekum Sapma PP, di Banten, Sabtu (26/1/2019).

Bantuan untuk korban tsunami. (Ist)

Selain menyerahkan bantuan yang didukung dari Maspion dan Casa Da Vespa, Pengurus Pusat Sapma PP melalui Kepala Desa Sumber Jaya juga menyampaikan surat secara tertulis untuk menjadikan desa binaan bagi ormas Pemuda Pancasila.

Di tempat yang sama, Sapma Pemuda Pancasila dari komisariat Universitas Diponegoro turut melaksanakan trauma healing bagi anak-anak korban tsunami dengan kegiatan permainan, pembagian sembako, pembagian hadiah untuk anak dan pembagian buku tulis.

(Baca Juga : BNPB: Hutan Pantai Dapat Kurangi Risiko Bahaya Tsunami)

Kegiatan Sapma PP komisariat Universitas Diponegoro dipimpin oleh Syaiful Bahri, mahasiswa Fakultas Psikologi.

“Pemulihan wilayah yang sangat terdampak tsunami Banten, yakni Desa Sumber Jaya akan menjadi fokus utama sampai situasi menjadi normal seperti sebelum bencana menimpa,” kata Syaiful.

(Baca Juga : 2.645 Korban Tsunami di Pandeglang Masih Mengungsi)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini