nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Motor Berteknologi Hybrid Butuh Perawatan Khusus, Kenali Risikonya

Mufrod, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 17:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 28 15 2010484 motor-berteknologi-hybrid-butuh-perawatan-khusus-kenali-risikonya-B4jJKDRblA.jpg Honda PCX Hybrid (foto: Okezone)

JAKARTA - Era kendaraan dengan energi terbarukan memang tengah menjadi solusi dari dampak emisi serta pengganti dari kendaraan konvensional yang membutuhkan bahan bakar minyak yang membutuhkan waktu jutaan tahun untuk prosesnya.

Kendaraan berteknologi listrik kini menjadi banyak pilihan konsumen di banyak negara, salah satunya mobil listrik. Namun produsen motor sendiri meski banyak yang mengembangkan motor listrik belum banyak yang dijual secara global. Alih memperkenalkannya teknologi hybrid menjadi model yang lebih dulu dijual sebagai pembuka jalan hadirnya motor listrik.

Motor berteknologi hybrid sebagaimana diketahui merupakan motor yang menggabungkan mesin konvensional dengan motor listrik. Saat ini hanya Honda yang menawarkan motor dengan teknologi tersebut. Meski terlihat modern, namun ada risiko yang perlu diketahui pemilik motor hybrid ini.

 

Untuk perawatannya, pemilik motor hybrid tidak dianjurkan membongkar ataupun melakukan perbaikan sendiri maupun dibengkel non resmi Honda. Perbaikan motor hybrid membutuhkan peralatan khusus dan harus dilakukan oleh mekanik terlatih.

Risiko tersengat listrik pada baterai berkekuatan 50 V bisa terjadi jika pemilik melakukan perbaikan sendiri. Standar mekanik Honda selalu menggunakan sarung tangan khusus untuk melakukan perbaikan motor hybridnya.Demikian seperti dikutip dari Youngmachine, Senin (28/1/2019).

Tersengat listrik bisa menimbulkan tangan atau bagian tubuh lain terbakar dan sangat berbahaya bagi keselamatan pemiliknya. Karenanya motor ini wajib untuk dilakukan perbaikan di bengkel resmi Honda.

Technical Training PT Astra Honda Motor Endro Sutarno, mengungkap Honda PCX menggunakan sistem hybrid paralel yang memanfaatkan mesin pembakaran internal dengan tenaga listrik melalui baterai lithium.

 

"Kita gunakan sistem hybrid paralel pada Honda PCX, dimana motor ini mengandalkan pembakaran mesin internal dengan motor listrik yang menggunakan baterai lithium," papar Endro.

Lebih jauh, Endro mengatakan, dengan teknologi hybrid paralel ini tenaga mesin PCX hybrid dengan model biasa berbeda. Dimana pasokan tenaga pada model hybrid sedikit lebih besar dari model biasanya. Meski konsumsi bahan bakar juga hanya susut 3 persen saja dari penggunaan motor listrik.

"Jadi intinya motor listrik pada PCX hybrid tidak digunakan sebagai penggerak, namun menyalurkan tenaga tambahan pada mesin konvensional," terang Endro.

 

Yang perlu diingat yakni, Honda PCX hybrid ini tidak sama dengan Series Paralel Hybrid. Dimana Motor listrik juga memiliki peran untuk menggerakkan motor. Sehingga ketika Honda PCX Hybrid kehabisan bensin maka motor ini tidak bisa jalan dengan mengandalkan motor listriknya.

Sebagai gambaran, saat memperkenalkannya di ajang Indonesia International Motor Show 2018, Honda PCX Hybrid akan dibanderol dengan kisaran sekira Rp40 juta-an.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini