nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

USAID Hentikan Semua Bantuan untuk Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 12:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 02 18 2012867 usaid-hentikan-semua-bantuan-untuk-warga-palestina-di-tepi-barat-dan-gaza-jNe7578JYQ.jpg Foto: Reuters.

YERUSALEM – Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID) telah menghentikan semua bantuannya untuk warga Palestina dan Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel. Hal itu disampaikan pejabat AS pada Jumat.

Penghentian bantuan itu merupakan permintaan dari Otoritas Palestina, namun dipastikan akan menambah kesulitan warga di kedua daerah yang serba kekurangan itu.

Keputusan untuk menghentikan bantuan dana itu terkait dengan batas waktu pada 31 Januari yang ditetapkan oleh parlemen baru AS yang membuat penerima bantuan asing lebih rentan terhadap tuntutan anti-terorisme. Undang-Undang Klarifikasi Anti-Terorisme (ATCA) memungkinkan AS untuk menuntut penerima bantuan asing di pengadilan AS atas tuduhan keterlibatan dalam "aksi perang".

Batas waktu tersebut juga menandai akhir dari bantuan sebesar USD60 juta dari AS kepada pasukan keamanan Palestina yang selama ini bekerja sama dengan pasukan Israel menjaga situasi di Tepi Barat relatif terkendali.

Utusan Timur Tengah Presiden Donald Trump, Jason Greenblatt, mengatakan bantuan itu dipotong atas permintaan Otoritas Palestina.

"Bantuan ini dipotong (tidak hanya ditangguhkan) atas permintaan Otoritas Palestina karena mereka tidak ingin tunduk pada pengadilan AS yang akan mengharuskan mereka membayar warga negara AS yang dibunuh oleh teroris Palestina ketika Otoritas Palestina dinyatakan bersalah," kata Greenblatt sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (2/2/2019).

Otoritas Palestina menolak lebih jauh pendanaan AS atas kekhawatiran tentang kemungkinan kerentanan hukumnya, meskipun mereka membantah tuduhan Israel bahwa badan itu mendorong dilakukannya serangan militan.

"Atas permintaan Otoritas Palestina, kami telah menghentikan beberapa proyek dan program tertentu yang didanai dengan bantuan di bawah otoritas yang ditentukan dalam ATCA di Tepi Barat dan Gaza,” kata seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters.

"Semua bantuan USAID di Tepi Barat dan Gaza telah berhenti."

Tidak jelas berapa lama penghentian akan berlangsung. Pejabat itu mengatakan saat ini tidak ada langkah yang diambil untuk menutup misi USAID di wilayah Palestina, dan belum ada keputusan tentang penempatan staf di misi USAID di Kedutaan Besar AS di Yerusalem.

USAID adalah badan utama yang mengelola bantuan luar negeri AS di wilayah Palestina. Menurut situs sejaringnya, agensi tersebut menghabiskan USD268 juta untuk proyek-proyek publik di Tepi Barat dan Gaza serta pembayaran utang sektor swasta Palestina pada 2017, tetapi ada pemotongan yang signifikan untuk semua pendanaan baru hingga akhir Juni 2018.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini