nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seleksi Masuk Politeknik Negeri lewat PMDK-PN Dilakukan Online dan Gratis

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 20:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 04 65 2013760 seleksi-masuk-politeknik-negeri-lewat-pmdk-pn-dilakukan-online-dan-gratis-iMxZDpEz9A.png Ilustrasi (Foto: Instagram Ristekdikti)

JAKARTA – Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Politeknik Negeri mengumumkan bahwa ada dua jalur seleksi mahasiswa politeknik negeri yaitu jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPN). Kedua jalur tersebut dipastikan gratis bagi siswa yang ingin mencobanya.

“Sobat tidak perlu mengeluarkan biaya apapun karena pendaftaran melalui jalur PMDK-PN ini dilakukan secara online, sederhana, dan tidak dipungut biaya apapun,” tulis Ristekdikti melalui akun Instragram, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Baca Juga: Pendaftaran SNMPTN 2019 Resmi Dibuka Hari Ini

PMDK-PN adalah seleksi jalur undangan yang diperuntukan bagi lulusan SMA/SMK/MA yang akan melanjutkan pendidikan di Politeknik Negeri di seluruh wilayah Indonesia. Pendaftarannya pun tidak dibatasi kuota tertentu dan juga akreditasi sekolah tidak menentukan kuota pendaftar.

Mulai dari pendaftaran PMDK-PN, pengisian data oleh siswa, dan pengisian data oleh sekolah akan dibuka pada tanggal 4 Februari – 6 April 2019. Validasi berkas akan dimulai pada tanggal 4 Februari – 8 April 2019 dan akan diumumkan pada tanggal 16 April 2019.

“Ingat ya Sobat, pendaftaran ulang akan dilakukan oleh masing-masing Politeknik,” ujarnya.

Baca Juga: Tata Cara Daftar SNMPTN 2019, Simak di Sini

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada kesempatan berbeda mengatakan bahwa pendidikan vokasi dan revitalisasi politeknik merupakan salah satu program prioritas Kemenristekdikti.

“Saat ini, pendidikan vokasi menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kerja yang produktif dan kompetitif karena lulusan Politeknik akan mampu menjadi tulang punggung penyiapan SDM Indonesia yang profesional,” ujar Menristekdikti.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini