TGB Ajak Umat Islam Hijrah Kebangsaan demi Indonesia Maju

Hambali, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 19:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 06 605 2014543 tgb-ajak-umat-islam-hijrah-kebangsaan-demi-indonesia-maju-QZSGYlDnY3.jpg Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB). (Foto : Ist)

TANGERANG SELATAN – Perselisihan yang mengemuka antara umat Islam di Indonesia harus segera dihentikan. Kecenderungan satu pihak mengklaim dialah aspirasi umat, dan menyatakan pihak yang lain bukan aspirasi umat, serta ditambah narasi dan penyebaran berita bohong, fitnah, serta hoaks berpotensi merusak persaudaraan dan kebangsaan.

Persaudaraan tersebut tak hanya sesama muslim, tapi juga dalam konteks bangsa Indonesia. Atas dasar itulah, hijrah kebangsaan perlu didengungkan dan disebarkan ke seluruh masyarakat, terutama kaum muslim, agar aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa, yakni persaudaraan dan persatuan terus terjaga dan tidak mengalami perpecahan.

Hal itu dinyatakan mantan Gubernur NTB, H Muhammad Zainul Majdi atau biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dalam kegiatan Rabu Hijrah bertema, "Hijrah Kebangsaan" yang berlangsung di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/2/2019). Acara yang dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, dan mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, itu diikuti ratusan kaum muslimin dan muslimat dari berbagai wilayah di Banten dan Jabodetabek.

Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang. (Foto : Ist)

Dalam sambutannya, Airin menyatakan dukungan atas gerakan yang mengutamakan persatuan dan kebersamaan dalam membangun Indonesia, ketimbang persaingan yang menjurus perpecahan antar umat Islam dan umat beragama lainnya dengan menyebarkan berita-berita hoaks, bohong, dan fitnah kepada pemerintahan saat ini.

"Saat ini, ruang publik dipenuhi berita bohong, fitnah, dan hoaks, Padahal kita semua tahu, pembangunan Indonesia tengah berada di arah yang benar untuk memberikan kemaslahatan bagi seluruh rakyatnya. Karena itu, rasa bersatu dan bersaudara sebagai bangsa lebih kita perlukan untuk sama-sama membangun, ketimbang membaca atau mempercayai berita hoaks, serta mengumbar perselisihan antar umat beragama, terutama dalam Islam. Dalam empat tahun, kita bisa mencapai titik ini karena semua bersatu sebagai bangsa," ujar TGB.

Oleh karena itu, TGB menambahkan, demi mewujudkan Indonesia maju, seluruh umat Islam sudah semestinya memberikan dukungan, sebagai bagian dari bangsa, dengan cara berlomba-lomba berbuat kebaikan dan berkomitmen pada kebenaran.

"Istilahnya, fastabiqul khairat. Contohnya, menolong sesama, menjadi contoh positif bagi orang lain, bersikap jujur, dan mendukung pemerintah yang jujur, adil, dan bijaksana. Jika mendengar atau membaca berita hoaks, langkah pertama yang harus dilakukan, adalah jangan langsung percaya dan tidak boleh dibiarkan. Kita harus hijrah, berkomitmen, dan mendorong keaktifan pada diri sendiri untuk menolak kebohongan dan berpihak pada kebenaran," tuturnya.

Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang. (Foto : Okezone)

Hijrah kebangsaan yang tengah disuarakan TGB ke berbagai pelosok Nusantara merupakan sebuah ajakan agar dalam membangun dan menyelesaikan masalah Indonesia harus dilakukan bersama-sama. Meski terdapat beda gagasan dalam mencari solusi, semangat yang diusung sesama muslim adalah ta’aruf, saling mengisi dan saling belajar bersama. Terlebih, dalam pandangan TGB, antara agama dan kebangsaan merupakan kedua hal yang sama-sama baik sehingga tidak perlu dipertentangkan.

(Baca Juga : JK Ibaratkan Istilah "Propaganda Rusia" seperti "Bika Ambon")

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini