nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub Berbelasungkawa atas Meninggalnya Taruna ATKP Makassar Aldama Putra

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 09:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 06 609 2014230 kemenhub-berbelasungkawa-atas-meninggalnya-taruna-atkp-makassar-aldama-putra-HH6lXmya9E.jpg Rumah duka Aldama Putra Pongkala. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan menyatakan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra Pongkala (19), pada Minggu 3 Januari 2019. Ia diduga menjadi korban tindak kekerasan oleh seniornya.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono menyesalkan terjadinya tindakan kekerasan di sekolah tersebut yang menewaskan taruna. Pihaknya telah berulang kali menyampaikan peringatan kepada para pengelola sekolah untuk melaksanakan standar prosedur (protap) pengawasan dan pencegahan terjadinya kekerasan di sekolah-sekolah di bawah pembinaan Kemenhub.

(Baca juga: Tewas Dikeroyok Senior, Kampus Beri Kabar ke Orangtua Aldama Jatuh dari Kamar Mandi)

Menurut Djoko, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara langsung telah memerintahkan Kepala Badan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan untuk membentuk tim investigasi internal guna melakukan investigasi mengapa kasus tersebut sampai terjadi lagi. Kemenhub segera membentuk tim investigasi internal yang akan diketuai oleh Sekretaris BPSDM Perhubungan.

Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Shutterstock)

"Sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut, Kemenhub juga segera mengambil langkah secara internal terhadap unsur sekolah yang lalai dalam melaksanakan tugasnya sehingga peristiwa tindak kekerasan terjadi lagi," kata Djoko, sebagaimana keterangan yang diterima Okezone, Rabu (6/2/2019).

(Baca juga: Fakta-Fakta Taruna ATKP Dianiaya Senior hingga Tewas, Nomor 4 Miris)

Selanjutnya, Kemenhub akan bertanggung jawab terhadap seluruh proses penanganan Aldama Putra, mulai dari rumah sakit sampai pemakaman. Kemenhub telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Menhub Budi menginstruksikan kepada Kepala BPSDMP agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan, baik secara edukasi maupun peningkatan moral taruna-taruni sekolah tinggi di bawah pembinaan Kemenhub untuk mencegah terulangnya kasus ini ke depan," katanya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini