nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Hewan Kolombia Dipenjara Karena Selundupkan Heroin Menggunakan Anak Anjing Hidup

Indi Safitri , Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 17:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 18 2015451 dokter-hewan-kolombia-dipenjara-karena-selundupkan-heroin-menggunakan-anak-anjing-hidup-Ms9q5BZkZH.jpg Foto: Reuters.

KOLOMBIA – Seorang dokter hewan Kolombia dijatuhi hukuman enam tahun penjara di Amerika Serikat (AS) setelah mengaku bersalah karena mengimpor heroin yang disembunyikan di dalam perut anak-anak anjing. Salah satu dari anak anjing tersebut mereka tumbuh menjadi anjing pengendus narkoba untuk kepolisian.

Andres Lopez Elorez dijatuhi hukuman karena tuduhan konspirasi atas pengimporan zat terlarang ke AS. Tuduhan tersebut memang tidak menggambarkan keanehan dari kejahatannya, bahkan jaksa distrik tidak bisa menahan diri untuk tidak melucu.

“Setiap anjing memiliki harinya dan dengan hukuman hari ini, Elorez bertanggung jawab atas penggunaan tercela dari keterampilannya sebagai dokter hewan untuk menyembunyikan heroin di dalam tubuh anak-anak anjing sebagai bagian dari skema untuk mengimpor obat-obatan berbahaya ke Amerika Serikat,” kata Richard Donoghue, jaksa Distrik Timur New York, sebagaimana dilansir dari RT pada Jumat (8/2/2019).

“Itu merupakan tahun-tahun yang sulit,” ujar Elorez kepada Hakim Sterling Johnson, memohon keringanan hukuman atas kejahatannya. Dia mengatakan perbuatannya merupakan bagian gelap dalam hidupnya.

Jaksa menuduh Elorez memainkan peran “aktif” dalam hal memutilasi anak-anak anjing tersebut, menjahit sekantong heroin cair ke dalam perut mereka untuk menghindari pendeteksian yang dilakukan oleh otoritas AS.

Pengacaranya menyatakan bahwa dia hanyalah seorang “murid” dari seorang dalang kriminal yang mengawasi operasi di peternakan anak anjing terlarang di Medellin, Kolombia, hampir 15 tahun yang lalu. Hakim Johnson rupanya mengasihani Elorez dengan menjatuhkan hukuman yang lebih ringan.

Elorez yang mengaku bersalah pada September lalu pada awalnya dia dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara sampai hukuman seumur hidup. Dia diperkirakan akan dideportasi setelah menyelesaikan hukumannya.

Dokter hewan tersebut akhirnya diekstradisi ke AS dari Spanyol pada bulan April, setelah ditangkap di Kota Santa Comba pada 2015 setelah meloloskan diri dari otoritas Spanyol dan buron disaat mereka sedang mempertimbangkan permintaan ekstradisi AS dengan catatan baiknya di Spanyol, di mana dia tidak memiliki catatan obat terlarang, seorang istri maupun anak. Bahkan, dua perusahaan dokter hewan tempat dia bekerja pun sangat memujinya.

Pihak berwenang menemukan tiga kilogram heroin cair yang dijahitkan ke perut enam anak anjing ketika mereka menggerebek peternakan Elorez di Medellin pada Januari 2005.

Anak anjing bukan satu-satunya metode yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba ke AS. Dilaporkan 22 warga negara Kolombia telah ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut dan didakwa telah mengimpor lebih dari 18 kg heroin ke AS.

Sembilan anak anjing berhasil diselamatkan dari peternakan tersebut, tetapi tiga ekor lainnya tidak selamat dikarenakan infeksi saat pihak berwenang berusaha untuk mengambil obat tersebut dari dalam tubuh mereka.

Seekor anjing jenis Rottweiler tumbuh besar menjadi lebih dari hanya seekor kurir narkoba. Anjing bernama 'Heroina' itu sekarang tengah menjadi anjing pengendus narkoba di kepolisian Kolombia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini