Hanafi Rais: Prabowo Tentara Reformis, Dekat dengan Kelompok Islam yang Ingin Perubahan

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 08 Februari 2019 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 08 605 2015220 hanafi-rais-tentara-reformis-dekat-dengan-kelompok-islam-yang-ingin-perubahan-w6znoMJjHk.jpg Caleg dan Politisi PAN Hanafi Rais (foto: Okezone)

JAKARTA - Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan (dapil) DI Yogyakarta, Ahmad Hanafi Rais (39), selalu mengampanyekan Prabowo-Sandiaga saat bersosialisasi dengan warga di dapilnya. Menurut Hanafi, kampanye caleg dan Pilpres ibarat satu tarikan napas.

"Saya selalu bilang kepada warga ketika sosialisasi caleg, saya juga mohon dukungan untuk capres kita Prabowo-Sandi," kata putra tokoh reformasi Amien Rais itu saat berbincang dengan Okezone di ruang kerjanya, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Umum PAN itu selalu menanyakan tingkat keterkenalan Prabowo-Sandi kepada warga. Jika dirasa belum kenal, maka dia akan mengenalkan sosol capres dan cawapres nomor urut 02 itu.

Pria kelahiran Chicago, Amerika Serikat itu biasanya juga menanyakan kondisi harga bahan kebutuhan pokok kepada warga di dapilnya.

Mayoritas mereka mengungkap harga kebutuhan pokok tinggi. Karenanya warga ingin ada perubahan pemimpin ke depan agar kondisi perekonomian rakyat semakin membaik.

"Saya tanya kondisi ekonomi bagaimana? Sulit enggak? Lanjut apa ganti? Nah warga bilang ganti. Jadi cocok itu," tutur Hanafi.

Wakil Ketua Komisi I DPR itu menuturkan, Prabowo-Sandi merupakan kombinasi sempurna calon pemimpin bangsa masa depan.

Prabowo adalah tentara yang memiliki jiwa demokratis dan Sandiaga pengusaha sukses sekaligus ahli perekonomian.

Prabowo, di mata Hanafi, tentara yang reformis. Menurutnya sikap Prabowo yang mendukung demokratisasi membuat eks Danjen Kopassus itu terpental dari Orde Baru yang dikuasai kelompok konservatif.

"Prabowo ini reformis akhirnya terpental dari bangunan besar Orba. Beliau dekat dengan Bapak Amien Rais dan kelompok Islam yang ingin perubahan secara gradual," ujarnya.

"Kalau mau jujur, Prabowo itu paradigmanya demokrasi. Dia tentara yang mau masuk politik dan mendirikan partai. Kalau tentara yang lain kan maunya nemplok saja. Jadi itu mesti diapresiasi," katanya.

Menurut Hanafi, Prabowo-Sandi akan berjuang menghadirkan perekonomian yang terjangkau bagi masyarakat. Kemudian menghadirkan keadilan hukum.

Pasangan itu juga berjanji merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"UU ITE sudah direvisi tapi belum sempurna bahkan ada pekerjaan rumah (PR) pemerintah yang belum dikerjakan soal right to be forgotten (hak untuk dilupakan),” ujarnya.

“Kalau Pak Prabowo dan Mas Sandi berhasil, tentu kita akan collect temuan di lapangan pasal-pasal apa yang relevan untuk direvisi," ucap Sekretaris BPN Prabowo-Sandi itu. (sal)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini