nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahun Terakhir Kuliah? Ini Saatnya untuk Cari Kerja

Sabtu 09 Februari 2019 07:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 65 2015226 tahun-terakhir-kuliah-ini-saatnya-untuk-cari-kerja-X1JFeXgSPX.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Saat ini, mahasiswa tingkat akhir yang menargetkan lulus kuliah 4 tahun seharusnya sudah hampir selesai menyusun skripsi. Mereka akan punya banyak waktu luang yang bisa digunakan untuk mencari dan mendapatkan pekerjaan. Lalu, apa yang harus dilakukan? Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja seperti dikutip dari laman Qerja.com:

Lupakan dulu pekerjaan impian. Cari pekerjaan apapun yang bisa menjadi batu loncatan.

Pekerjaan pertama bisa menjadi batu loncatan untuk karier profesional di masa mendatang. Tenang saja, pekerjaan pertama ini tidak akan merusak rencana karier. Kebanyakan generasi millenial akan menjalani jalur karier yang panjang dan berliku. Paling-paling hanya bertahan selama 18-30 bulan di satu perusahaan lalu pindah perusahaan untuk mengejar pekerjaan impian.

Baca Juga: 5 Soft Skill yang Sulit Dipelajari di Bangku Kuliah

Jangan takut, pekerjaan pertama tak harus dijalani seumur hidup dan pensiun di perusahaan tersebut. Tapi, pekerjaan pertama harus dijadikan sebagai kesempatan untuk belajar bidang baru, membangun jaringan dan meningkatkan keterampilan yang akan berguna untuk karier ke depan.

Jadi, daripada fokus mencari pekerjaan impian, lebih baik cari pekerjaan dengan posisi yang bagus. Pekerjaan menarik yang bisa membuat “nilai jual” semakin tinggi di masa mendatang.

kampus

Petakan setiap pekan pada semester terakhir. Kegiatan apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.

Mahasiswa yang punya waktu beberapa bulan sebelum lulus bisa merencanakan kegiatan dari pekan ke pekan untuk mencapai tujuan. Ingin langsung mendapat pekerjaan di akhir semester atau mau menjadi pegawai magang dulu? Semua terserah Anda. Berikut contoh perencanaan yang bisa dibuat:

- Mendaftar di tempat layanan karier.

- Membuat daftar ketertarikan, keterampilan dan keinginan untuk pekerjaan pertama.

- Buat akun media sosial profesional. Jika Anda sudah pernah melakukannya, sekarang perbaharui informasi di akun tersebut. Pastikan catatan dalam profil adalah benar.

- Perbaharui curriculum vitae.

- Ikut organisasi alumni dan datang ke beberapa acara yang diselenggarakan himpunan alumni.

- Bicara pada semua orang yang bisa membantu karier: profesor, dosen, orangtua, mentor.

- Mencoba berkenalan dengan beberapa alumni yang bekerja di bidang yang Anda sukai. Ajak mereka bertemu atau meminta waktu untuk bicara melalui telepon untuk berbagi pengalaman kerja.

- Sediakan beberapa jam per pekan untuk mencari dan melihat daftar lowongan kerja di lembaga layanan karier seperti job portal ataupun di situs kampus. Buatlah daftar lowongan kerja yang menarik perhatian, meskipun tidak cocok dengan kualifikasi mereka.

- Melamar, melamar, melamar!

Datang dan mendaftar ke tempat layanan karier di kampus: secepatnya!

Pelayanan karier adalah tempat yang kaya informasi untuk calon sarjana yang ingin segera mendapat kerja. Mereka punya daftar alumni, tes penilaian diri, hingga contoh cv dan surat lamaran kerja. Bahkan, ada lembaga layanan karier yang memberi kesempatan agar calon sarjana bertemu dengan konselor karier. Mereka bisa mengecek resume, menghubungkan dengan alumni, melatih untuk menghadapi interview kerja dan sebagainya.

Membangun, menjaga dan memperkuat jaringan

Semua orang yang pernah Anda kenal mungkin bisa membantu karier di masa mendatang. Mulai dari rekan sesama mahasiswa, guru, alumni dan sebagainya. Bangun, jaga dan perkuat hubungan dengan semua orang. Cobalah untuk berhubungan lagi dengan teman lama yang hampir tidak pernah bertemu lagi karena selama satu-dua semester terakhir Anda hanya berhubungan dengan rekan satu jurusan dan dosen pembimbing saja.

kampus

Jaringan memang salah satu faktor terpenting untuk mendukung karier. Jadi, kuncinya Anda harus tetap terhubung dengan semua orang. Percayalah bahwa mereka sebenarnya senang membantu karena pernah merasakan ada dalam posisi Anda.

Tetap membuka pikiran, melamar kerja apapun.

Semakin banyak melamar kerja, semakin banyak mendapat respon. Jika bisa mengirim 10 lamaran atau lebih setiap pekan, maka lakukanlah. Tidak ada pekerjaan yang “benar” atau “salah”. Ingatlah, bahwa akan ada pengalaman berbeda dengan bekerja di tempat yang tidak sesuai jurusan.

Banyak pekerjaan yang menerima pelamar dengan latar belakang pendidikan apapun. Qerja pernah menulis bahwa beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan sarjana berbagai bidang adalah jurnalis, tenaga pemasar, konsultan manajemen, pengajar, bagian periklanan, dan kehumasan. Selain itu, ada beberapa jurusan kuliah spesifik, tapi siap untuk berbagai jenis pekerjaan. Misalnya, lulusan pertanian yang bekerja di bank yang memberikan kredit untuk petani. Selain itu, lulusan informasi teknologi yang bisa bekerja di perusahaan start-up di bidang teknologi atau bergabung di bagian supporting di berbagai perusahaan.

Jadi, jangan batasi diri dengan pekerjaan yang sesuai jurusan. Jangan hanya melihat satu perusahaan, satu posisi atau bahkan satu industri. Sebab, Anda bisa kehilangan kesempatan untuk mendapat pengalaman kerja pertama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini