Perindo Beri Peralatan Fogging di NTT, Hary Tanoe: Untuk Kepentingan Sosial

Adi Rianghepat, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 20:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 11 606 2016529 perindo-beri-peralatan-fogging-di-ntt-hary-tanoe-untuk-kepentingan-sosial-XTlTkv5pab.jpg

KUPANG - Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyalurkan bantuan perangkat peralatan fogging bagi jajaran Perindo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ini musim hujan dan tentu kita semua sedang dihadapkan dengan berbagai penyakit khususnya demam berdarah dengue atau DBD karena itu DPP akan mendatangkan peralatan foging untuk jajaran Perindo di NTT," kata Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo di hadapan 722 calon legislatif (caleg) di provinsi berbasis kepulauan itu.

Menurut dia bantuan peralatan itu selain sebagai bagian dari kerja kelembagaan partai, namun juga untuk kepentingan sosial. "Kader dan caleg Perindo nanti bisa manfaatkan peralatan foging itu di masyarakat yang terwabah DBD," katanya.

Namun begitu aksi foging yang akan dilakukan partai harus juga melibatkan para caleg yang lebih memahami kondisi wilayahnya. Koordinasi dengan aparat setempat dan pihak kesehatan perlu dilakukan sebelum pelaksanaan untuk kepentingan target foging itu sendiri.

"Pentapan lokasi fogging tentu harus berkoordinasi dengan dinas kesehatan masing-masing daerah," katanya.

Selain peralatan foging, Perindo juga akan menyalurkan sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat untuk dilakukan bazar murah. Polanya, harga jual akan jauh di bawah harga jual pasar pada umumnya.

"Akan diterapkan harga diskon hingga 75 persen," katanya.

Sejumlah bahan yang akan diberikan dan dijual di bazar murah itu antara lain beras. Semua aksi yang akan dilakukan Perindo di daerah-daerah termasuk di NTT nantinya itu hanya untuk membuka kesempatan bagi maayarakat mendapatkan peluang memenuhi sejumlah kebutuhan pokok dalam rumah dengan harga terjangkau.

"Kita sekaligus melakukannaksi sosial kepada masyarakat dan demikian adanya arti kehadiran Partai Perindo," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini