nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilik Salon di Semarang yang Terseret Longsor Ditemukan Meninggal

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 12:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 12 512 2016779 pemilik-salon-di-semarang-yang-terseret-longsor-ditemukan-meninggal-UD5lkj8pqB.jpeg Evakuasi jenazah pemilik salon di Semarang terseret longsor. (Foto: Taufik Budi/Okezone)

SEMARANG – Pemilik salon kecantikan di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang terseret longsor ditemukan meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan sekira 10 kilometer dari lokasi salon miliknya yang tergerus longsor hingga terbawa derasnya aliran Sungai Pudakpayung.

Korban diketahui bernama Sri Murtini (45), warga RT 06 RW 07 Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Tim SAR Gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

"Sudah ditemukan sekira pukul 10.10 WIB. Dari lokasi awal salon miliknya sekira 10 km ke arah utara," kata Humas Basarnas Jateng Zulhawary Agustianto, Selasa (12/2/2019).

(Baca juga: Pemilik Salon Kecantikan di Semarang Hilang Terbawa Longsor)

(Foto: Taufik Budi/Okezone)

Sementara Komandan Rescuer, Jefri, menyampaikan pencarian itu melibatkan sejumlah potensi SAR. Basarnas Jateng dibantu petugas BPBD, pemadam, polsek, Koramil, PMI, SARDA, Buser, Ubaloka, beserta masyarakat setempat.

"Setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka, dan Tim SAR Gabungan kembali ke satuan masing-masing," tutur Jefri.

(Baca juga: Pemilik Salon di Semarang Terbawa Longsor saat Pangkas Rambut Konsumen)

(Foto: Taufik Budi/Okezone)

Sebagaimana diberitakan, pada Senin 11 Februari 2019, hujan deras mengguyur kawasan Semarang bagian atas hingga mengakibatkan aliran Sungai Pudakpayung meluap. Luapan air menggerus tanah di bantaran sungai, termasuk salon milik Sri Murtini. Saat kejadian, korban sedang memangkas rambut pelanggan.

"Jadi sekira pukul 14.30 WIB terjadi bencana tanah longsor yang menimpa rumah salon bernama 'TIN'. Di dalam rumah ada penghuninya. Diduga korban tertimbun tanah longsor maupun terbawa arus Sungai Pudakpayung," ungkap Kepala Basarnas Jateng Aris Sofingi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini