Ada Anak Meninggal Akibat DBD, Caleg Perindo Bergerak "Asapi" 2 Dusun di Tuban

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 02:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 606 2017639 ada-anak-meninggal-akibat-dbd-caleg-perindo-bergerak-asapi-2-dusun-di-tuban-pk1jaeCxjq.jpg Fogging Caleg Perindo di Tuban, Jawa Timur (Foto: Avirista Midaada)

TUBAN - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melanda Desa Sambungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur membuat masyarakat resah. Sebab, wabah DBD telah merenggut nyawa warga.

Seorang anak - anak berusia 11 tahun yang meninggal dunia akibat DBD yakni, Garneta Yanotama Fauzi Dusun Sepatgaleh, Desa Sambungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Tak hanya itu, saat ini 9 warga juga tengah menjalani perawatan lantaran gejala yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini.

(Baca Juga: Caleg Perindo Gelar Bazar Murah di Bogor)

Caleg Perindo fogging di Tuban

Latar belakang itulah yang membuat salah seorang Calon Legislatif (Caleg) Partai Perindo tergerak mengasapi dua dusun, yakni Dusun Banguran dan Dusun Sepatgaleh, Desa Sambungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

"Aksi sosial fogging ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat," ujar Hadi Susilo, Caleg DPRD Kabupaten Tuban Dapil Plumpang dari Partai Perindo.

Ia mengungkapkan langkah fogging ini juga menjadi upaya meminimalkan penyebaran sarang nyamuk aedes aegypti. "Semoga nyamuk aedes aegypti yang jadi penyebab demam berdarah bisa dikendalikan," katanya.

(Baca Juga: Bangun Kemandirian Ekonomi Keluarga, Perindo Gelar Cooking Class di Depok

Caleg Perindo fogging

Fogging sendiri dilakukan bersama relawan Partai Perindo Plumpang Tuban, DPRD Provinsi Dapil XII, dan DPR RI, sepanjang Rabu (13/2/2019) di ratusan kepala keluarga di dua dusun tersebut. "Semoga bisa bermanfaat bagi warga," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini