Ada Korban DBD, Caleg Perindo Langsung Asapi Ratusan Rumah di Depok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Sabtu 16 Februari 2019 21:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 16 606 2018965 ada-korban-dbd-caleg-perindo-langsung-asapi-ratusan-rumah-di-depok-eVu2eoxJay.jpg Caleg Perindo gelar fogging di Depok. (Foto: Wahyu Muntinanto/Okezone)

DEPOK – Berkembangnya nyamuk nyamuk aedes aegypti di musim hujan membuat ratusan warga Kota Depok, Jawa Barat, terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Agar penyakit tersebut tidak meluas, Partai Perindo segera melakukan pengasapan (fogging), seperti di permukiman Jalan Cagar Alam RT 01 sampai 05 RW 02 Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Pengasapan ratusan rumah ini dilakukan calon anggota legislatif DPR RI dari Perindo Henky Eko Sriyantono bersama caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dudung Prilaksono dan caleg DPRD Kota Depok Solihin.

"Fogging hari ini kami lakukan atas permintaaan warga karena di Depok sudah banyak yang terjangkit DBD. Ini juga program pencegahan supaya tidak mewabah secara meluas di wilayah Tugu Depok," kata Eko kepada Okezone di lokasi pengasapan, Sabtu (16/2/2019).

Dia menuturkan, pengasapan yang ini akan merambah hingga seluruh pelosok Depok, khususnya di wilayah yang banyak terdampak DBD seperti Tapos, Pancoran Mas, dan Beji.

"Kita tetap fokus pada fogging, dan ini menjadi program utama Perindo. Sekarang kita ada lima RT, tapi KK-nya cukup banyak. Selain itu, wilayah ini juga termasuk permukiman padat penduduk. Ini permintaan warga karena sudah ada yang terserang DBD, sehingga kami mengantisipasi supaya tidak berjatuhan korban di wilayah ini," tutur Eko.

Sementara Dudung Prilaksono di lokasi yang sama melihat antusiasme warga Tugu, Cimanggis, sangat luar biasa menyambut kegiatan fogging di lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan, masih banyak warga Depok yang meminta dilakukan pengasapan.

"Warga antusias karena mereka sangat menantikan program unggulan Perindo. Kegiatan fogging ini merupakan pencegahan dan kita lakukan di beberapa tempat karena banyak korba. Contohnya di salah satu rumah sakit wilayah Depok, satu bulannya bisa ratusan pasien," ungkap Dudung.

Ia mengatakan, pihaknya memiliki target dalam memberantas DBD di Depok. Tidak main-main, target yang diberikan ke depannya yakni tidak ada lagi masyarakat terjangkit DBD.

"Kita antisipasi supaya tidak terjadi lagi wabah DBD di Depok. Ini program Perindo. Kami punya target agar tidak ada lagi korban DBD, karena kalau tidak kita cegah dari sekarang akan berdampak pada keluarganya dan dirinya sendiri," ucapnya.

Sedangkan Solihin menegaskan pengaspan tersebut hanya bersifat pencegahan dan membantu program pemerintah dalam menanggulangi DBD. Maka itu, dia mengimbau masyarakat agar melakukan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara melakukan 3M yakni menguras, membersihkan, dan mengubur barang bekas.

"Imbauan kami sering membersihkan wilayah rumah melalui program PSN, melakukan 3M karena nyamuk sering bersarang di genangan air dan gantungan baju, karena jentiknya di situ. Kami mau mengubah secara nyata menuju Indonesia Sejahtera dan Maju," ucapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini