Cara Tingkatkan Kualitas SDM Hadapi Industri 4.0

Giri Hartomo, Okezone · Minggu 17 Februari 2019 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 17 65 2019310 cara-tingkatkan-kualitas-sdm-hadapi-industri-4-0-h5nsBgZTJS.jpeg Foto: Dokumentasi GreatEdu

JAKARTA - Perkembangan teknologi digital membuat pemerintah mengeluarkan program Revolusi Industri 4.0. Namun, sayangnya teknologi digital belum mampu dimanfaatkan optimal seperti marketplace untuk memperlancar transaksi barang dan jasa

Belum optimalnya hal tersebut tidak terlepas dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu perlu sebuah terobosan seperti platform digital untuk membuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bisa meningkat.

Atas dasar itu pula, sejumlah anak-anak muda Indonesia meluncurkan Platform Digital Crowd Learning GreatEdu. Platform aplikasi pendidikan tersebut, didirikan oleh Robert Edy Sudarwan, Arif Susanto, Hajon Mahdy Mahmudin, Tatang Yusuf Iskandar dan Ade Irma Setya Negara.

Salah satu pendiri platform digital Robert Edy Sudarwan mengatakan, platform digital ini dibuat dengan tujuan untuk mempermudah transfer pengetahuan dan skil revolusi industri 4.0 yang menjadi suatu tantangan ataupun peluang. Khususnya di bidang pendidikan yang menurutnya masih sangat kurang sekali.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital harusnya mampu membuat transfer pengetahuan berjalan lebih lancar dan muda. Sebab, banyak potensi pemilik pengetahuan dan skill yang dimiliki bangsa kita dan banyak juga yang butuh belajar pengetahuan dan skill.

“Bila transfer pengetahuan berjalan lebih mudah, maka daya saing SDM kita akan mampu berkompetisi di era Revolusi Industri 4.0,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (17/2/2019).

Robert menjelaskan, GreatEdu mengangkat sistem digital crowd learning yang membangun partisipasi dan kolaborasi besar bagi seluruh penggiat pendidikan. Sehingga, semua orang bisa belajar, mengajar dan sharing pengetahuan sehingga dalam satu aplikasi.

“Menyediakan layanan yang memudahkan siswa bisa belajar tambahan bersama Tutor atau Kelas Lembaga. Siapapun juga bisa belajar Skill bersama Tutor dan Kelas Kursus Skill. Hal ini didukung kemudahan bagi Tutor dan Lembaga Bimbel/Kursus mempromosikan kelas mereka. Semua juga bisa menjadi Learning Creator sehingga siapapun bisa memperkaya dan berbagi pengetahuan mereka,” jelasnya.

Nantinya, dalam aplikasi GreatEdu tersedia enam fitur yaitu GreatPrivat untuk layanan Bimbiengan Belajar Tambahan bersama Tutr dan Kelas Bimbel. GreatSkill untuk Belajar Skill bersama Tutor dan Kelas Kursus tau Pelatihan. Great Event memudahkan siapapun mencari & membuat event Pendidikan. GreatPedia layanan Sharing Bahan Belajar & Pengetahuan. Q&A Forum untuk tanya & jawab pelajaran. Serta Exercise untuk sharing latihan soal dan ujian.

"GreatEdu membuka kerjasama dan kolaborasi dengan semua pihak untuk mengoptimalkan pengetahun dan skill agar lebih mudah diakses oleh siapapun," ucapnya.

Robert menambahkan, dengan berbagai fitur tersebut, akan membuat semakin banyak orang bisa mengoptimalkan pengetahuan dan skill yang dimiliki menjadi penghasilan tambahan dan mengasah kemampuan. Di sisi lain, aplikasi ini juga dapat membantu jutaan pelajar belajar tambahan dan siapapun meningkatkan skill mereka.

"Inilah proses kolektif untuk meningkat kualitas pendidikan dan SDM, baik di level individu maupun secara kolektif. Inilah cara kita mengakselerasi diri dalam kompetisi berat era Revolusi Industri 4.0," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi kehadiran GreatEdu yang punya komitmen memajukan pendidikan Indonesia. Apalagi menurut dia, GreatEdu adalah wujud semangat luar dari sekumpulan anak muda.

"Lihat mereka, semua masih sangat muda, ini yang menjadi kekuatan besarnya, sekelompok anak muda yang kreatif dengan semangat tinggi menunjukkan perhatian besar pada pendidikan Indonesia," kata Anies

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini