nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Menteri Kabinet Kerja Terima Penghargaan Herman Johannes Award

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 17:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 22 65 2021590 3-menteri-kabinet-kerja-terima-penghargaan-herman-johannes-award-Bj97DLr0Ab.jpg Penerimaan Penghargaan Herman Johannes Award (Foto: BKIP Kemenhub)

YOGYAKARTA - Tiga menteri Kabinet Kerja menerima penghargaan Herman Johannes Award 2019 dari Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) pada peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik ke-73 di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, hari ini.

Mereka adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang menerima penghargaan dalam bidang industri, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi untuk bidang diplomasi internasional, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk bidang transportasi.

“Semoga penghargaan ini dapat menginspirasi kita untuk meneruskan semangat juang Herman Johannes untuk membangun bangsa," tutur Dekan FT UGM Nizam saat menyerahkan penghargaan, Jumat (22/2/2019).

Penghargaan Herman Johannes Award 2019 diberikan atas karya, jasa, dan dedikasi kepada bangsa dan tanah air.

Penghargaan yang dianugerahkan setiap tahun oleh Katgama itu mengambil nama Herman Johannes yang merupakan pahlawan nasional sekaligus rektor kedua UGM.

"Apresiasi ini memberikan harapan baru. Harapan yang memberikan suatu upaya bagi saya untuk berperan lebih baik dan berarti bagi bangsa ini," kata Menteri Budi Karya seusai menerima penghargaan itu.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Juarai Kompetisi Eksplorasi Tambang Emas

Sementara Menteri Retno LP Marsudi mengaku terkejut dengan penghargaan itu sebab selama ini penghargaan yang diterimanya selalu berkaitan dengan bidang perdamaian, pemberdayaan perempuan, dan kemanusiaan.

"Baru kali ini saya mendapatkan anugerah dari sebuah institusi pendidikan di bidang teknik, jadi ini adalah yang pertama dan anugerah ini menjadi luar biasa nilainya bagi saya, `maturnuwun sanget`," kata menteri kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini.

Meski demikian, Retno mengakui bahwa aspek teknik dan industri nasional memang tidak terpisah dengan diplomasi. Selama ini industri diarahkan untuk mendukung industri 4.0 nasional agar mampu memasarkannya di mancanegara. 

"Di dalam perundingan-perundingan bidang industri di situ selalu terdapat para diplomat kita, bagaimana saya berkolaborasi dengan Pak Airlangga untuk memberikan pelatihan bidang industri untuk Afganistan dalam rangka `peace building`," kata dia.

Baca Juga: Laboratorium Canggih Pertama Indonesia di UGM, Cek Keunggulannya

Sementara itu, Menteri Airlangga berharap penghargaan Herman Johannes Award yang diterimanya dapat menjadi pendorong untuk terus berkarya bagi nusa dan bangsa, khususnya dalam bidang industri.

Menurut Menperin, Indonesia saat ini sudah siap memasuki era industri 4.0, ditandai dengan peluncuran peta jalan Making Indonesia 4.0 yang memuat strategi dan arah yang jelas dalam upaya merevitalisasi sektor manufaktur.

Rektor UGM Panut Mulyono turut memberikan apresiasi kepada para penerima Herman Johannes Award 2019, khususnya tiga menteri yang telah dan sedang memberikan kontribusi pemikiran dan kerja keras dalam upaya pembangunan nasional oleh pemerintahan saat ini.

"Hasil pembangunan yang kita nikmati saat ini adalah berkat para srikandi dan pendekar yang membantu Presiden menjadikan kemajuan itu semakin nyata," kata Panut.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini