nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggaran Riset Harus 1% dari PDB, Ini Penjelasannya

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Minggu 24 Februari 2019 16:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 24 65 2022158 anggaran-riset-harus-1-dari-pdb-ini-penjelasannya-FcQgYAQqHM.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Guru Besar FMIPA ITB Hendra Gunawan mengatakan pemerintah harus segera meningkatkan anggaran riset dan pengembangan (Research & Development) guna memasuki revolusi industri 4.0. Saat ini, anggaran R&D hanya 0,08% dari PDB yang harusnya mencapai 1%.

“Anggaran riset ini harusnya 1%. Jika ingin jadi negara maju, anggaran risetnya harus 3% dari PDB,” ujar Hendra di Jakarta, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga: Twitter Dibanjiri #uninstallBukalapak, Achmad Zaky Minta Maaf

Saat ini, PDB Indonesia mencapai USD 1 triliun atau Rp 14 ribu triliun. Hendra menegaskan anggaran riset ini sangat berguna untuk meningkatkan daya saing bangsa. Kendati demikian, pemerintah juga harus serius dalam mengembangkan anggaran riset ini. Jika tidak, lanjutnya, peningkatan ekonomi tak akan mudah dicapai.

Sebelumnya, cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyebutkan anggaran riset Indonesia terlalu kecil. Menurutnya, peningkatan anggaran riset dan pengembangan akan membuat Indonesia siap menghadapi revolusi industri 4.0.

Baca Juga: Sri Mulyani Tekankan Pentingnya Anggaran Kembangkan Unicorn

“Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D; negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B,” tulis Zaky di cuitannya belum lama ini.

Zaky mengatakan bahwa pada prinsipnya dis sangat memperhatikan kemajuan industri teknologi di Indonesia. Dia sangat berharap agar investasi dalam bidang riset dan SDM tingkat tinggi bisa menjadi salah satu pendorong kemajuan Indonesia.

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini