nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minibus Masuk Jurang di Yogya, 9 Orang Terluka

Kuntadi, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 21:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 27 510 2023727 minibus-masuk-jurang-di-yogya-9-orang-terluka-eNDp2mixVO.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

GUNUNGKIDUL - Sebuah minibus berisi sembilan orang penumpang masuk ke dalam jurang Clongop yang terletak di Dusun Plasan Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu (27/2/2019). Tidak ada korban jiwa, namun sembilan penumpang mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan ini bermula ketika mobil Isuzu Elf dengan nomor polisi AD 8781 MC yang dikemudikan Sudarto membawa sembilan penumpang baru saja melayat di wilayah Playen, Gunungkidul. Rencananya, rombongan akan kembali pulang ke Klaten Tengah melalui jalur ini.

(Baca Juga: Minibus Ringsek Akibat Kecelakaan di Tol Tomang

Kondisi jalan yang menurun dan penuh tikungan membuat pengemudi mobil minibus tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. Hingga akhirnya masuk ke Jurang sedalam 20 meter. Mobil terbalik dan mengalami kerusakan cukup parah. Sedangkan sembilan penumpang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

"Mereka ini rombongan pelayat. Setelah melayat di Playen mereka berniat pulang ke Klaten tetapi mengalami jecelakaan ini," ujar Kapolsek Gedangsari, AKP Edy Purnomo.

Ilustrasi 

Dari hasil olah TKP, kata kapolsek, sempat ditemukan bekas pengereman. Namun, setelah itu hilang dan diduga rem tidak berfungsi dengan baik. Kondisi sopir yang tidak menguasai medan membuat laju kendaraan tak terkendali dan menabrak pembatas bambu sebelum masuk kendalam jurang.

"Mobil dari atas turun, tikungan dan masuk jurang. Ada bekas rem saat mau masuk tikungan," ujarnya.

Para korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Klaten. Di RSUP Suraji Tirtonegoro ada 5 orang, RS Sujarwadi 1 Orang, RS Cakra 2 orang, RSI Klaten 2 orang.

Diketahui, jalur ini merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Klaten, Jawa Tengah dengan Gunungkidul, Yogyakarta. Kondisi jalan banyak diwarnai tikungan tajam dengan turunan dan tanjakan yang curam.

(Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Pot Bunga

Sedangkan di lokasi kejadian tidak ada pembatas jalan yang memadai. Pembatas lama sudah rusak dan oleh warga hanya dipasangi bambu. "Warga sudah lapor adanya kerusakan itu, tetapi tidak juga diperbaiki," ujar Suginem, salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian.

Pasca-kejadian beberapa warga menolong korban dan mengevakuasi. Sebagian mengalami luka-luka pada bagian kepala. "Yang sakit langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini