nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuliah di Politeknik PUPR Langsung Dapat Sertifikat Tenaga Konstruksi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 18:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 01 65 2024603 kuliah-di-politeknik-pupr-langsung-dapat-sertifikat-tenaga-konstruksi-i4VR9bha2J.jpg Tenaga Konstruksi Indonesia (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera membuka pendaftaran calon mahasiswa di Politeknik PUPR di Semarang. Pendaftaran akan mulai dibuka pada pertengahan tahun ini.

Kepala BPSDM Kementerian PUPR Lolly Martina Martief mengatakan, nantinya mereka yang kuliah di sini akan mendapatkan jaminan sertifikat keahlian dari kampus. Sehingga ketika lulus bisa langsung bekerja.

Menurut Lolly, hal tersebut sesuai dengan komitmen pemerintah mendorong sertifikasi tenaga konstruksi. Apalagi saat ini masih kekurangan tenaga konstruksi yang bersertifikat.

Baca Juga: Kementerian PUPR Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa di Politeknik PUPR Tahun Depan

Seperti diketahui, industri konstruksi masih membutuhkan banyak tenaga kerja. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Konstruksi setiap kenaikan dana infrastruktur sebesar Rp 1 triliun dibutuhkan 14.000 tenaga konstruksi.

Di samping itu, data BPS tahun 2017 menunjukkan bahwa lulusan SMA mendominasi unskilled labour di Indonesia. Sebanyak 74% tenaga konstruksi merupakan level pekerja tukang atau pembantu tukang.

"Iya (dapat ijazah dan sertifikat) kan ada beberapa Politeknik seperti itu. Jadi nanti PUPR enak dapat management konstruksi dapat, dari LPJK, kalau bangunan gedung nanti dapat dari asosiasi profesi bangunan gedung," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Baca Juga: Politeknik PUPR Dapat Banyak Bantuan Alat Laboratorium dari Asing

Lolly menambahkan, dengan lulusan-lulusan yang sudah memiliki keahlian pasti, maka pemerintah pun akan mendapatkan keuntungan. Tak hanya itu, perusahaan plat merah yang bergerak di bidang konstruksi juga akan mendapatkan keuntungannya.

"Jadi lulus di sana dia pede mau bekerja itu. Jadi kami industri jasa konstruksinya kontraktor maupun konsultan enggak ragu-ragu kan. Ini kan meningkatkan standar pendapatan yang bersangkutan juga," jelasnya.

Sebagai informasi, Politeknik sendiri nantinya akan dibuka pendafatarannya pada tahun ajaran baru 2019. Ditargetkan ada 150 peserta didik baik dari jalur beasiswa ataupun umum ketika pendafataran pertama dilakukan.

Ada tiga bidang study yang nantinya akan dibuka pada penerimaan pertama di tahun 2019 tersebut. Masing-masing bidang study akan menerima berbagai macam jenjang dari mulai D1, D2 dan D3 sehingga diharapkan bisa segera dikirim kelapangan ketika lulus.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini