nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lokasi Temuan Mortir di Bandung Dijaga Ketat TNI-Polri

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 03:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 06 525 2026331 lokasi-temuan-mortir-di-bandung-dijaga-ketat-tni-polri-wX19wxkex8.jpg Lokasi penemuan mortir di Bandung (Foto: CDB Yudistira)

BANDUNG - Guna mengantisipasi hal tak terduga, aparat gabungan dari Polri dan TNI melakukan penjagaan di lokasi temuan puluhan peluru mortir, di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

"Malam ini, gabungan pengamanan yah, TNI Polri," ujar Dandim 0618 BS Letkol Inf M. Herry Subagyo, Selasa (5/3/2019).

Sementara itu, untuk mortir yang sudah berhasil dievakuasi, akan langsung dibawa ke Paldam untuk diteliti lebih lanjut. Adapun penyisiran terhadap mortir lainnya yang diduga masih tersimpan di dalam tanah akan dilanjutkan Rabu 6 Februari.

Mengingat faktor cuaca dan keadaan yang sudah gelap, tidak memungkinkan untuk kembali melakukan penyisiran malam ini. (Baca Juga: Mortir Ditemukan di Halaman Rumah Warga di Bandung)

Seperti diketahui, sebanyak 87 peluru mortir ditemukan di pekarangan rumah seorang warga. Puluhan mortir tersebut ditemukan dalam kondisi aktif.

Lokasi penemuan mortir 

Puluhan mortir yang ditemukan pun memiliki daya ledak yang mematikan. Dengan kaliber 80 mm, mortir ini dalam radius 20 sampai 30 dapat menciptakan ledakan yang menghancurkan.

"Kalau di lihat dari bentukannya, ini pernah digunakan dalam perang dunia ke dua," tutur Dandim.

Usai sebanyak 87 mortir berdaya ledak tinggi ditemukan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan karena tak menutup kemungkinan ada mortir di lokasi berbeda. "Kita akan kordinasikan yah, kita belum tahu pasti posisinya ini dulu itu orang yang menyimpan itu apakah sampai bangunan lain," ujarnya.

Makanya, perlu perlengkapan khusus yang bisa mendeteksi pada bagian bawah bangunan untuk mengetahui ada bunker atau tidak. "Perlu kita yakinkan. Kalau memang itu peletaknnya cukup luas kita berkordinasi dengan pihak Polri dan masyarakat untuk kita sisir sekalian," ujarnya.

Penyisiran akan dilakukan oleh Jihandak dari Zipur bersama dengan tim dari Polri. Pada teknisnya pencarian menggunakan metal detector serta manual.

(Baca Juga:  Dikira Knalpot, Mortir Ditemukan di Halaman Rumah Warga Bandung)

Herry menjelaskan, dalam penyisiran ini tidak dapat menggunakan alat berat atau mesin. Pasalnya, kondisi mortir yang baru terangkat dalam kondisi tidak aman dalam kata lain kondisinya sudah berkarat

"Enggak mungkin pakai alat karena membahayakan, perlu perlakuan khusus," ucapnya.

Temuan puluhan mortir ini pun dianggap temuan terbesar yang pernah ada di Indonesia, sejak beberapa tahun terkahir. Maka dari itu, untuk kepentingan analisa, diperlukan penelitian terhadap mortir tersebut.

"Sejauh ini, sepengetahuan saya ini saya rasa terbesar dan terbanyak di Indonesia," katanya.

(Ari)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini