nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bersalah Tutupi Skandal Pelecehan Seksual, Kardinal Prancis Mundur

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2019 07:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 08 18 2027240 bersalah-tutupi-skandal-pelecehan-seksual-kardinal-prancis-mundur-rbl3e5hRhn.jpg Kardinal Phillips (VoA)

PARIS - Seorang Kardinal tinggi Prancis mengumumkan pengunduran dirinya Kamis (7/3/2019) waktu setempat, setelah didapati bersalah karena menutupi skandal pelecehan seksual terhadap anak-anak (pedofilia) yang melibatkan seorang pastor di keuskupannya.

Wartawan VOA, Lisa Bryant melaporkan dari Paris mengenai vonis yang dijatuhkan, segera setelah konferensi puncak mengenai pelecehan seksual yang bersejarah itu berakhir di Vatikan.

 Baca juga: Paus Fransiskus: Pastor Pelaku Pelecehan Seksual adalah 'Alat Setan'

Dalam sebuah pernyataannya kepada media tak lama setelah dijatuhi hukuman bersyarat enam bulan penjara, Kardinal Philippe Barbarin mengatakan, ia akan mengajukan pengunduran diri kepada Paus Fransiskus dalam beberapa hari ini. Secara terpisah, Barbarin mengatakan tentang nasib pribadinya, ia ingin mengungkapkan rasa kasihan kepada para korban pelecehan seksual di Keuskupan Lyon.

 https://gdb.voanews.com/B2A5DDF1-B3F8-4178-818D-6A1373684927_cx0_cy5_cw97_w1023_r1_s.jpg

Barbarin menambahkan, ia akan mendoakan mereka dan keluarganya.

 Baca juga: Kardinal Sebut Dokumen Pelecehan Seksual Anak di Gereja katolik Sengaja Dihancurkan

Salah seorang pengacara Barbarin, Jean-Felix Luciani mengatakan kepada radio Prancis, Kardinal akan naik banding atas hukuman itu. Pengadilan mendapati Barbarin bersalah karena gagal melaporkan tuduhan-tuduhan bahwa seorang rohaniwan di keuskupannya, Bernard Preynat, telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak laki-laki pramuka pada tahun 1980-an hingga ’90-an. Barbarin membantah bahwa ia baru mengetahui tentang pelecehan itu bertahun-tahun setelah itu, dan ia mengikuti instruksi Vatikan pada waktu itu dalam menangani kasus-kasus semacam itu.

Francois Devaux, seorang yang dilecehkan oleh pastor Preynat dan yang kemudian menemukan persatuan para korban, mengatakan kepada wartawan, vonis Barbarin mengirim pesan kuat bahwa tidak ada yang lolos oleh hukum. Ia menyebutnya kemenangan bagi perlindungan anak.

 Baca juga: Paus Fransiskus Pecat Mantan Kardinal AS Atas Kasus Pelecehan Seksual

Barbarin merupakan rohaniwan tingkat tinggi yang akan dihukum sehubungan dengan skandal pelecehan seksual di gereja. Seorang pejabat tinggi Vatikan, Kardinal Australia George Pell, baru-baru ini dihukum karena pelecehan seksual. Kedua vonis itu terjadi menyusul pertemuan puncak Paus Franciskus di Vatikan tentang masalah itu bulan lalu.

Sebuah film yang baru-baru ini dirilis di Prancis, berfokus pada skandal pelecehan Lyon yang melibatkan Pastor Preynat, yang akan diadili tahun ini.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini