Peluang Karier untuk Peraih Gelar Sarjana Media Digital, dari Animator hingga Videografer

Okky Wanda lestari, Okezone · Sabtu 09 Maret 2019 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 08 65 2027441 peluang-karier-untuk-peraih-gelar-sarjana-media-digital-dari-animator-hingga-videografer-cW7nTFUX3k.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Gelar sarjana dalam media digital biasanya mencakup mata pelajaran seperti pemrograman komputer, fotografi digital, desain situs web, animasi komputer, studi film, penyiaran, komunikasi, dan desain grafis.

Sebagai bidang yang berkembang oleh kemajuan teknologi baru dan media online, ada banyak potensi karier yang beragam untuk jurusan media digital. Berikut beberapa pekerjaan yang bisa diambil setelah lulus, seperti dilansir dari studyinternasional, Sabtu (9/3/2019).


Video Editor

Banyak jurusan media digital yang bekerja dalam pengeditan di pilihan karier mereka. Dengan boomingnya sosial media dan video online, ada banyak peluang karier di bidang yang menarik dan menantang ini.

Baca Juga: Si Ratu Sampah, Amilia Agustin Raih Gelar Sarjana

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja di Amerika Serikat, pekerjaan keseluruhan editor film, video, dan operator kamera diproyeksikan tumbuh 13% dari 2016 hingga 2026. Jumlah platform khusus Internet seperti layanan streaming cenderung meningkat, bersama dengan jumlah pertunjukan yang diproduksi untuk platform ini.

Pekerjaan dari seorang editor adalah mengumpulkan atau menangkap beragam materi untuk semua jenis video seperti acara TV, film, video musik, dokumenter, atau berita dan acara olahraga, lalu mengedit cuplikan rekaman tersebut yang diambil oleh operator kamera. Pengeditan yang baik sangat penting untuk produk yang baik. Untuk memulai karier di bidang editing video, mulailah mengembangkan keterampilan video Anda dengan mencoba-coba berbagai jenis perangkat lunak pengeditan.


Broadcast/Digital Journalist

Jurusan media digital memiliki afinitas terhadap berita dan bisa masuk ke jalur jurnalisme. Meskipun tidak memiliki gelar jurnalisme, tetapi anda masih dapat mempelajarinya walaupun dengan latar belakang media digital, karena itu menjadi profesi yang terintegrasi dengan konten yang semakin banyak disampaikan melalui televisi, situs web, dan perangkat seluler.

Baca Juga: 495 Ribu Lulusan Sarjana Nganggur

Jadi, jurnalis digital dapat mengambil manfaat dari pengetahuan dalam pengkodean, pemrograman, desain multimedia, video, grafik dan data. Menurut Zippia, stasiun media semakin mengandalkan jurnalis multimedia untuk mempublikasikan konten di berbagai platform, termasuk stasiun radio dan televisi, situs web, dan perangkat seluler. Wartawan multimedia biasanya merekam, melaporkan, menulis, dan mengedit cerita mereka sendiri.

Animator/Multimedia Artist

Karier yang paling populer untuk jurusan media digital adalah kreatif animator. Pada dasarnya, artis multimedia atau animator membuat grafik menggunakan program komputer atau alat digital. Seniman dan animator multimedia sering bekerja di media tertentu, seperti film, video game, iklan, atau televisi. Membuat gambar yang dihasilkan komputer (CGI) adalah persyaratan khas untuk bidang ini, serta merancang pemandangan atau latar belakang.

Seniman digital lainnya membuat karya seni menggunakan perangkat lunak, alat menggambar digital, atau menggambar dengan tangan dan menerjemahkan gambar ke dalam program komputer. Meskipun banyak orang mengaitkan animasi dengan hiburan, tetapi itu tidak selalu benar. Bidang lain juga memerlukan animator, dan istilah ini kadang-kadang dapat dipertukarkan dengan desainer grafis.

Menurut Studica, banyak industri membutuhkan direktur seni dan animator in house untuk pemasaran, visualisasi data ilmiah, visualisasi prototipe, dan banyak lagi. Ini terutama berlaku di era informasi modern di mana media sosial adalah kekuatan pendorong utama untuk kesadaran merek dan pemasaran.

Videografer

Bagi anda yang suka merekam video salah satu karier yang bisa anda geluti adalah Videographer. Anda dapat membuat film pernikahan atau acara khusus lainnya, bekerja dengan perusahaan perusahaan untuk mengembangkan video promosi, atau merekam film dokumenter.

Banyak videografer bekerja dalam kapasitas freelance atau menjalankan bisnis mereka sendiri. Sebagai videografer profesional, Anda harus melakukan pengeditan video untuk menyatukan rekaman Anda, kecuali jika Anda berencana untuk melakukan outsourcing bagian ini. Tetapi kebanyakan jurusan media digital melakukannya sendiri karena mereka telah belajar bagaimana melakukannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini